Sebut Nama Jokowi dan Mahfud MD, BKH: Di Tangan Mereka Berdua KPK Mati Kutu

Kamis, 27 Mei 2021 06:19

Benny K Harman. (int)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Politikus Partai Demokrat, Benny Kabur Harman (BKH) memberikan kritik keras kepada Presiden Joko Widodo dan Menko Polhukam Mahfud MD atas upaya pelemahan KPK.

Terlebih saat ini, pemecatan 51 pegawai KPK dari 75 pegawai yang sebelumnya tak Lolos Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) yang dijadikan syarat alih fungsi ASN.

“Semula saya pikir Presiden Jokowi benar-benar akan melindungi dan memperkuat KPK. Apalagi dengan diangkatnya Prof Mahfud MD jadi Menkopolhukam di periode kedua Presiden Jokowi,” kata Benny dikutip Fajar.co.id di akun Twitternya, Kamis (27/5/2021).

Legislator yang kini duduk di Komisi III DPR itu pun mengaku kecewa atas komitmen pemberantasan korupsi yang selama ini digaungkan oleh Jokowi dan Mahfud MD.

“Ternyata perkiraan saya meleset. Di tangan mereka berdua KPK mati kutu.#Liberte,” ungkapnya.

Sementara itu, Menko Polhukam Mahfud MD memilih bungkan saat ditanya sikapnya mengenai kebijakan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang memecat 51 pegawainya. Saat dihubungi JawaPos.com (jaringan Fajar.co.id) dia memilih tidak merespons.

Kondisi serupa juga saat Mahfud ditanya sikap atas 75 pegawai KPK yang tidak lolos TWK dinonjobkan. Mahfud pun tak bergeming.

Sebelumnya, pimpinan KPK mengabaikan perintah Presiden Jokowi, terkait nasib 75 pegawai yang tidak memenuhi syarat tes wawasan kebangsaan (TWK) alih status menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN). Pasalnya sebanyak 51 pegawai KPK tetap dipecat dan 24 pegawai lainnya akan menjalani tes ulang.

Bagikan berita ini:
6
5
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar