Tukang Jahit Meninggal Usai Divaksin, Ini Tanggapan Pemerintah

Kamis, 27 Mei 2021 00:04

Ilustrasi/vaksin

FAJAR.CO.ID, BALI — Abdullah Malanua, 44, seorang tukang jahit di Kota Denpasar meninggal dunia usai divaksin Covid-19. Banyak pemberitaan yang mengatakan bahwa korban meninggal akibat vaksin. 

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfos) Provinsi Bali Gede Pramana menyayangkan pemberitaan itu. Sebab, belum ada penjelasan resmi dari pihak yang berkompeten tentang itu. 

”Disayangkan banyak pemberitaan orang tersebut meninggal karena vaksin,” kata Gede Pramana seperti dilansir dari Antara di Denpasar, Rabu (26/5/2021). 

Dia meminta media cermat dalam pemberitaan dan membantu mengedukasi masyarakat melalui sumber dan data yang dapat dipercaya. Pemerintah, beserta stakeholder terkait, terus berupaya keras memastikan ketersediaan vaksin yang aman di tengah masyarakat. 

”Ini sebagai salah satu cara untuk keluar dari pandemi di samping penerapan protokol kesehatan yang ketat,” ujar Gede Pramana.

Menurut dia, dengan adanya pemberitaan negatif terkait vaksin tanpa didukung dengan data serta dari sumber yang akurat dapat menimbulkan keresahan di masyarakat. 

Gede Pramana juga meminta masyarakat agar selalu mencari informasi, baik itu terkait Covid-19, maupun vaksinasi dari situs-situs resmi yang disediakan pemerintah. Sehingga, informasi yang didapatkan akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. 

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali Ketut Suarjaya juga menyayangkan beredarnya pemberitaan yang mengatakan ada korban meninggal akibat vaksin Covid-19 tanpa data ataupun informasi yang akurat. Kadinkes merilis hasil autopsi verbal kronologis dari Abdullah Malanua yang diberitakan meninggal setelah mendapatkan vaksin AstraZeneca. 

Bagikan berita ini:
6
7
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar