VakNus Terakhir

Kamis, 27 Mei 2021 07:30

Disway

Usai pemeriksaan darah kami langsung berangkat pulang ke Surabaya. Pukul 00.15 tiba kembali di rumah. Untuk paginya senam lagi, satu jam, di halaman Rumah Gadang Surabaya.

Berarti lima kali para relawan itu ke Jakarta.

Pertama, untuk diambil darah. Berdasar pemeriksaan awal itulah ditentukan: siapa yang boleh jadi relawan dan siapa yang tidak. Bagi yang lolos diambil lagi darah mereka. Untuk diproses sebagai objek penelitian fase 2. Dari darah itu diambil sel dendritiknya. Lalu diberi antigen Covid-19. Di observasi selama satu minggu.

Kedua, seminggu kemudian. Saat itulah sel dendritik yang sudah ”jadi” disuntikkan kembali ke tubuh mereka.

Ketiga, keempat, dan kelima adalah untuk pemeriksaan. Di setiap kunjungan darah mereka diambil. Untuk dilihat: apakah VakNus tersebut berbahaya bagi mereka. Sejauh ini tidak ada gejala klinis apa pun. Tidak satu pun dari mereka. Padahal kami sudah siap menderita –sesuai dengan keterangan BPOM bahwa 70 persen relawan uji coba fase 1 mengalami masalah. Berarti setidaknya 10 dari 15 relawan kami akan mengalami masalah itu. Ternyata tidak. AMITOHU!

Tiga kali pemeriksaan itu juga untuk melihat apakah tubuh mereka sudah memiliki kemampuan untuk melawan paparan Covid-19.

Kami belum tahu hasil penelitian itu. Kami sadar hasilnya kemungkinan bukan untuk kami. Tapi untuk kepentingan umum. Akan dipublikasikan di jurnal internasional.

Bagikan berita ini:
10
4
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar