11 Titik Pesisir Surabaya Banjir Rob, Wali Kota Surabaya Belum Lakukan Evakuasi

Jumat, 28 Mei 2021 17:45

Nelayan pesisir Surabaya kembali melaut. (Rafika Yahya/JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID, SURABAYA — Pemerintah Kota Surabaya tidak mengirimkan tim evakuasi bagi warga yang terdampak banjir rob di wilayah pesisir Surabaya sejak Rabu (27/5). Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menjelaskan, warga baru akan dievakuasi bila kondisi tidak memungkinkan bagi mereka untuk tinggal.

”Sementara ini masih aman. Kami akan selalu mengupayakan kemanaan warga. Tidak buru-buru mengevakuasi. Kan nggak mungkin gak onok opo-opo moro-moro dikengken pindah. Tambah meden-medeni wargaku engkok (kan nggak mungkin nggak ada apa-apa disuruh pindah. Tambah menakut-nakuti wargaku nanti),” jelas Eri pada Jumat (28/5).

Sementara itu, Kepala BPB Linmas Surabaya Irvan Widyanto menjelaskan, berdasar data BMKG tinggi gelombang di posisi sedang. Yakni 1,25–2,5 meter. Sehingga, tidak ada evakuasi warga pesisir utara secara keseluruhan.

”Hal ini karena air tidak masuk ke rumah warga,” ujar Irvan.

Dia menjelaskan, sebelumnya, pihaknya menerima kabar dari BMKG bahwa diperkirakan akan terjadi gelombang tinggi yang berakibat pada banjir rob. Fenomena itu terjadi pascagerhana bulan total pada Rabu (27/5).

”Genangan akibat gelombang tinggi yang menyebabkan banjir rob berlangsung pukul 10.00–12.00 WIB kemudian surut,” lanjut Irvan.

Sejak Kamis (27/5), terjadi gelombang tinggi di beberapa wilayah. Utamanya di wilayah Jalan Kalimas, Perak Utara. Untuk itu, Irvan dan jajarannya melakuakn pengamanan di beberapa tempat. ”Terdapat genangan banjir rob di 11 titik,” terang Irvan.

Bagikan berita ini:
7
10
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar