Bea Cukai Sulbagsel, Optimalkan Pencegahan Narkotika Masuk di Perbatasan

Jumat, 28 Mei 2021 22:13

IST

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Badan Narkotika Nasional (BNN) Sulsel mengungkap kasus narkotika masih marak terjadi. Berkat sinergi bersama, bisnis terlarang ini bisa dicegah.

Kepala BNN Sulsel, Ghiri Prawijaya mengatakan, pengungkapan kasus kali ini merupakan sinergitas dengan beacukai yang sangat berkompeten dan memiliki kemampuan intelejen.

“Intercept di darat, laut maupun udara, dalam kaitannya mengamankan masuknya narkotika,” kata Ghiri, Jumat, 28 Mei.

Pada kesempatan ini, hadir Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan, Kantor Wilayah Bea Cukai Bagian Selatan, Arie Papiano. Ia mengungkapkan, bahwa sinergi antar penegak hukum di kota Makassar terjalin sangat baik.

Sekaligus bentuk nyata dalam menunaikan amanah Presiden, yang tertuang dalam Instruksi Presiden nomor 2 tahun 2020. Sebagai instansi penggiat Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Arie menjelaskan, pada giat Operasi Ketupat 2021, yang dilaksanakan pada 1 Mei hingga 17 Mei lalu berhasil melakukan penindakan dan pengungkapan jaringan narkotika jenis tembakau sintetis yang lebih dikenal dengan sinte. Setelah ditemukannya pabrik rumahan (clandestin) yaitu seberat 6 (enam) kilogram.

“Dengan prestasi ini membuktikan bahwa meski Indonesia masih di dera pandemi, fungsi pengawasan yang dilakukan beacukai, khususnya Beacukai Kanwil Sulawesi Bagian Selatan terus berjalan,” jelasnya.

Hal tersebut juga tak lepas dari komunikasi dan perumusan strategi berbasis teknologi dan pemanfaatan sosial media. Arie menegaskan bahwa Beacukai juga berperan aktif di wilayah edar dengan BNN maupun aparat penegak hukum lainnya, akan terus dikembangkan sehingga anak bangsa sebagai aset negara akan terus terlindungi. (tam)

Bagikan berita ini:
3
10
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar