BPK Ungkap Tiga OPD Pemprov Sulsel Tak Kembalikan Kas Daerah Sebesar Rp1,96 Miliar

Jumat, 28 Mei 2021 21:52

Suasana penyerahan LHP atas LKPD Pemprov Sulsel Tahun Anggaran 2020.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengungkapkan adanya anggaran sebesar Rp1,96 miliar yang tidak disetor ke kas daerah oleh tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

Hal ini sesuai dengan isi Laporan Hasil Pengawasan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Pemprov Sulsel Tahun Anggaran 2020, yang diserahkan di Ruang Rapat Paripurna, Kantor DPRD Sulsel, Jumat, (28/5/2021).

Kepala BPK RI Perwakilan Sulsel, Wahyu Triono mengatakan, pemeriksaan lebih lanjut atas sisa kas tersebut sudah tidak ada di bendahara pengeluaran. Sehingga hal ini tidak memenuhi definisi kas di bendahara pengeluaran sebagaimana yang dinyatakan dalam standar akuntansi pemerintah.

“Adanya sisa kas sebesar Rp1,96 miliar yang merupakan kas di bendahara pengeluaran pada tiga OPD yang belum disetorkan ke kas daerah sampai dengan 31 Desember tahun 2020. Pemeriksaan lebih lanjut atas sisa kas tersebut sudah tidak dikuasai oleh bendahara pengeluaran,” katanya, dalam sambutannya.

Lebih lanjut kata dia, posisi per 31 Desember, saldo di kas bendahara pengeluaran untuk tiga OPD akhirnya tidak menunjukkan keadaan yang sebenarnya. Padahal seharusnya masih ada saldo kas.

“Tapi uangnya sudah enggak ada. Sudah nggak tahu di mana, sudah digunakan mana. Itu ada di satuan, kemudian ada di Badan Penghubung dan ada di Dinas PU. Totalnya ketiga OPD itu ada kekurangan kas atau kas tekor 1,96 miliar,” ujarnya ketika diwawancarai lebih lanjut.

Bagikan berita ini:
7
3
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar