Kabais TNI Ungkap Tujuan KKB Terus Berulah di Papua, Ternyata untuk Gagalkan Hal Ini

Jumat, 28 Mei 2021 09:36

Anggota KKB Papua

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Peningkatan gangguan keamanan di Papua yang dilakukan kelompok kriminal bersenjata (KKB) adalah upaya menghentikan rencana otonomi khusus (otsus) jilid II. Jika Pemerintah terpengaruh, maka mereka dapat dikategorikan berhasil.

Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) TNI Letnan Jenderal TNI Joni Supriyanto menyebut peningkatan eskalasi gangguan keamanan di Papua belakangan ini adalah bentuk upaya menghentikan rencana otsus jilid II.

“Terjadi peningkatan eskalasi gangguan di Papua, khususnya di Papua tengah. Itu sengaja dilakukan agar pemerintah dan DPR untuk menghentikan rencana otonomi khusus jilid II,” katanya saat rapat kerja (Raker) bersama panitia khusus (Pansus) DPR di Jakarta, Kamis (27/5).

Menurutnya, jika pemerintah dan DPR terpengaruh maka kelompok tersebut berhasil. Tapi kalau tidak terpengaruh, pemerintah bisa melanjutkan rencana dan program tersebut.

“Otsus jilid I akan berakhir beberapa bulan lagi membawa Papua lebih maju dari kondisi sebelumnya,” ucapnya.

Dikatakannya, niat baik pemerintah untuk mengangkat harkat dan martabat masyarakat Papua, tidak semuanya diterima oleh masyarakat Papua. Tetapi dia meyakini sebagian besar masyarakat Papua menerima niatan baik tersebut.

“Hanya kelompok kecil yang tidak terima,” ujarnya.

Kelompok yang tidak menerima inilah yang kemudian berupaya untuk melakukan pemutar balikkan fakta. Mereka menjadikan bahan kampanye baik di dalam negeri maupun di luar negeri.

Bagikan berita ini:
10
7
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar