Kemenhan Dikabarkan Akan Beli Alutsista Senilai Rp1.760 Triliun dari Utang Luar Negeri

Jumat, 28 Mei 2021 19:01

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Kementerian Pertahanan (Kemenhan) dikabarkan akan melakukan pembelian Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) untuk Tentara Nasional Indonesia (TNI) sekitar USD 124,995 miliar atau setara Rp 1.760 triliun. Hal ini akan dituangkan dalam Peraturan Presiden (Perpres) terkait Pemenuhan Kebutuhan Alat Peralatan Pertahanan dan Keamanan (Alpalhankam).

Kabar ini diungkapkan oleh Pengamat Pertahanan, Connie Rahakundini Bakrie. Menurutnya, dalam rancangan Perpres tersebut disebutkan anggaran Rp 1.760 triliun akan didapat dari pinjaman luar negeri. Perpres itu merupakan tindak lanjut dari Rencana Strategis (Renstra) khusus tahun 2020-2024.

“Saya rasanya sering membaca Renstra dalam keterlibatan saya dari 2007 ngurusin pertahanan. Tapi pas saya lihat Renstra itu saya kaget, akhirnya saya dapatkan dokumen itu,” kata Connie kepada wartawan, Jumat (28/5).

Dalam dokumen Alpalhankam ini disebutkan bahhwa pengadaan alutsista akan berlangsung sampai 2024. Sedangkan proses pembayaran utang dan bunganya berjalan 5 Renstra atau sampai 2044.

“Pertanyaan saya sederhana saja, ini anggaran pertahanan sebesar ini dalam 3 tahun kita mau beli apa? Mau perang ke mana? Alutsista apa yang mau kita bikin?” imbuhnya.

Di sisi lain, menurut Connie, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Asrena di masing-masing matra TNI juga belum mengetahui rencana Prabowo Subianto dalam memanfaatkan anggaran ini. Saat rapat, Hadi pernah ditanya oleh Komisi I DPR RI, dan menyatakan mengetahui anggaran tersebut, namun tidak tahu peruntukannya.

Bagikan berita ini:
10
7
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar