Kemenkeu Hitung Ulang Aset Milik Negara di Blok Rokan

Jumat, 28 Mei 2021 22:15

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Jelang alih kelola blok migas Rokan dari PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) kepada PT Pertamina (Persero), Direktorat Jendral Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melakukan penghitungan ulang dan cek fisik di lapangan, seluruh Barang Milik Negara (BMN) yang ada di blok Rokan tersebut.

“Kami sudah melakukan cek fisik dan sebagainya. Memang kami agak keteter di tanah, tapi tanah ini sudah mulai kami selesaikan. 10 persen dari total tanah itu yang luasnya sekitar 64 ribu Ha perkiraannya, sudah kami cek fisik,” ungkap Direktur Piutang Negara dan Kekayaan Negara Lain-Lain Kementerian Keuangan Lukman Efendi, dalam bincang virtual DJKN, Jumat (28/5).

Pengecekan fisik itu meliputi pemeriksaan administrasi dan fisik BMN tersebut. Diakuinya, pemeriksaan fisik itu tidaklah mudah, karena berbarengan dengan situasi pandemi covid yang masih berlangsung.

Lukman mengatakan, berdasarkan catatan Kemenkeu, total aset negara berupa BMN sektor hulu migas yang ada di blok Rokan, nilainya mencapai Rp98 triliun. Jumlah itu terdiri dari aset berupa tanah senilai Rp71,74 miliar, harta benda modal Rp96,08 triliun, harta benda inventaris Rp15,94 miliar dan material persediaan Rp1,6 triliun.

“Jadi besar sekali BMN di Blok Rokan, sehingga kami agak perhatian di sini,” tegasnya.

Sementara itu, dalam Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/ Jasa Pemerintah tahun 2019 (audited) secara total, aset Pemerintah yang ada di hulu migas mencapai Rp 497,62 triliun. Aset ini terdiri dari BMN berupa tanah senilai Rp10,07 triliun, harta benda modal Rp462,12 triliun, harta benda inventaris Rp110 miliar dan material persediaan Rp25,32 triliun.

Bagikan berita ini:
8
10
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar