Megawati Soekarnoputri Soroti Program SIN Pajak, Sri Mulyani: Sangat-sangat Tepat

Jumat, 28 Mei 2021 19:23

Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri mengomentari deklarasi dan pernyataa...

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Presiden RI Kelima Megawati Soekarnoputri ikut menyoroti program Single Identification Number (SIN) Pajak. Ia memina agar hal itu diperkuat demi optimalisasi penerimaan negara.

Hal itu pun mendapat dukungan dari Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati, Mantan Dirjen Perpajakan Hadi Purnomo, hingga Anggota Komisi XI Mukhamad Misbakhun.

Dukungan itu disampaikan Megawati saat berbicara di webinar bertema “Optimalisasi Penerimaan Pajak Melalui Penerapan SIN Pajak Demi Kemandirian Fiskal Indonesia”, Jumat (28/5).

Dalam acara diselenggarakan oleh Universitas Pelita Harapan (UPH) itu, Megawati juga menyampaikan, SIN Pajak ini berbasis konsep transparansi, yang aturannya sudah ada sejak era Presiden RI pertama, Soekarno.

Sri Mulyani pun ikut mendukung apa yang disampaikan Ketua umum DPIP itu. “Ibu Megawati Soekarnoputri sangat-sangat tepat. Beliau menyampaikan pondasi awal sejak republik ini berdiri,” kata Sri Mulyani.

Sementara itu, Hadi Purnomo, yang menjadi pegawai Perpajakan sejak tahun 1965, masih mengingat isi pidato Bung Karno soal kewajiban tak ada rahasia untuk perpajakan. Bung Karno menggambarkannya lewat hubungan suami istri yang harus selalu terbuka apa adanya.

“Ini namanya no secrecy. Tak ada batasan. Itulah cut off, tak boleh lagi berbuat hal yang tak bisa diterima,” kata Hadi.

Lalu saat Megawati menjadi presiden tahun 2001, konsep transparansi perpajakan Soekarno itu dihidupkan lagi. Di era Megawati inilah SIN Pajak dimunculkan. Saat itu, berhasil dilakukan amandemen penghambat penerimaan pajak termasuk soal kerahasiaan perbankan serta lalu lintas devisa.

Bagikan berita ini:
4
5
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar