Neymar Diduga Paksa Pegawai Nike Oral Seks karena Mabuk, Alasan Kontrak Rp3 Triliun Diputus, Ini Kata Jubirnya

Jumat, 28 Mei 2021 10:56

Neymar/Getty Images

FAJAR.CO.ID, PARIS—Nike diduga memutuskan hubungan kontrak bernilai $ 210 juta atau sekitar Rp3 triliun dengan superstar sepak bola Neymar tahun lalu. Keputusan itu dibuat setelah perusahaan tersebut meluncurkan penyelidikan atas tuduhan pelecehan seksual oleh Neymar terhadap salah satu karyawannya. Demikian laporan Wall Street Journal.

Neymar adalah salah satu atlet dengan profil tertinggi Nike. Dia baru berusia 13 tahun ketika Nike mulai mengontraknya. Penyerang Brasil itu menikmati hubungan itu sebelum akhirnya Nike mengakhiri kontrak dengannya secara prematur pada Agustus 2020.

Sejak itu, Neymar pindah ke Puma dan Nike tidak pernah secara terbuka memberikan alasan mengapa kesepakatan besar itu diakhiri delapan tahun lebih awal. Dan Wall Street Journal sekarang melaporkan bahwa itu karena kasus pelecehan.

Sebagaimana dikutip dari FOX Sports, seorang karyawan Nike disebut telah memberi tahu teman dan koleganya pada tahun 2016 bahwa Neymar mencoba memaksanya untuk melakukan seks oral di kamar hotelnya saat berada di New York. Saat itu, sang pegawai membantu mengoordinasikan acara dan logistik untuk pesepakbola dan rombongannya.

Insiden tersebut disebut terjadi pada 2 Juni, setelah kampanye publisitas di New York yang melibatkan legenda bola basket Michael Jordan. Laporan tersebut mengklaim bahwa staf hotel meminta wanita itu dan karyawan Nike lainnya untuk membantu Neymar, yang tampaknya mabuk, ke kamar hotelnya.

Bagikan berita ini:
1
5
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar