Pengakuan 5 Pegawai KPK Nonmuslim Tak Lulus TWK

Jumat, 28 Mei 2021 14:44

Riswan pegawai KPK

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Kelompok Islam radikal dengan sebutan ‘Taliban’ ditengarai tumbuh subur di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kelompok inilah yang hendak diberangus melalui tes wawasan kebangsaan (TWK)

Kelompok ‘Taliban’ ini disebut menguasai Wadah Pegawai (WP) KPK. Mereka beberapa kali berseberangan dengan pimpinan KPK saat ini.

‘Perlawanan’ Wadah Pegawai membuat pimpinan KPK gerah. Pimpinan KPK diduga memafaatkan TWK untuk membersihkan Wadah Pegawai.

Hasilnya, 75 pegawai KPK dinyatakan tidak lulus TWK. Sebagian besar adalah pengurus Wadah Pegawai KPK.

Mantan Direktur Pembinaan Jaringan Kerja Antar-Komisi Instansi KPK, Sujanarko menduga terjadi pembasmian terhadap Wadah Pegawai dalam proses alih status pegawai KPK ke Aparatur Sipil Negara (ASN).

Sujanarko menilai pembasmian tersebut terindikasi dari tidak lolosnya seluruh pengurus inti WP KPK.

Sujanarko menilai tindakan tersebut merupakan pelanggaran HAM yang nyata.

“Yang paling penting karena sebagai wadah pegawai, ini juga dilakukan pembasmian terhadap wadah pegawai,” kata Sujanarko di kantor Komnas HAM RI pada Kamis (27/5/2021).

Menurutnya, pembasmian terhadap unit serikat pekerja atau unit wadah pegawai ini dilakukan secara nyata.

“Mungkin teman-teman tahu, seluruh pengurus inti Wadah Pegawai ini benar-benar diusir dan dibumihanguskan oleh pimpinan KPK,” tegas Sujanarko.

Pengakuan 5 Pegawai KPK NonmuslimDi media sosial dan grup WhatsApp beredar video cuplikan wawancara 5 pegawai KPK nonmuslim. Mereka adalah pegawai KPK yang tidak lulus TWK.

Bagikan berita ini:
1
8
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar