PGI Nilai 75 Pegawai KPK Sudah Lama Jadi Target untuk Disingkirkan

Jumat, 28 Mei 2021 20:31

TUNGGU TINDAK LANJUT: Tim advokasi 75 pegawai KPK mengadukan dugaan maladministrasi TWK ke Ombudsman RI kemarin (19/5). ...

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Persekutuan Gereja-gereja Indonesia (PGI) menyesalkan adanya polemik 75 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang tidak memenuhi syarat tes wawasan kebangsaan (TWK) alih status pegawai menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

PGI menilai, 75 pegawai KPK yang tak lulus TWK ini sudah menjadi target untuk disingkirkan. Karena banyak indikasi yang menunjukan hal itu.

“Tes wawasan kebangsaan yang kita harapkan, kalaupun ada itu adalah untuk meningkatkan dan memperbaiki wawasan kita semua tapi yang terjadi dengan tes ini malah dipakai alat untuk menyingkirkan orang-orang yang secara objektif, sangat berdedikasi memiliki integritas yang tinggi dibuktikan dari kinerja mereka selama ini,” kata Sekretaris Umum PGI, Gomar Gultom kepada awak media, Jumat (27/5).

Hal ini disampaikan Gomar usai bertemu dengan penyidik senior KPK, Novel Baswedan. Dia mengakui, banyak pegawai KPK yang dipecat mendapat nilai baik dalam kinerjanya.

“Kami dapat informasi dalam perjumpaan hari ini beberapa dari mereka dalam tiga tahun terakhir ini mendapat nilai A dari kinerjanya. Oleh karena itu kita juga bertanya-tanya ketiga diantara mereka sedang menangani kasus-kasus yang lumayan signifikan ada apa dibalik ini semua,” ucap Gomar.

Dia meminta Pimpinan KPK hingga Badan Kepegawaian Negara (BKN) bisa membuka hasil TWK para pegawai KPK. Hal ini sebagai bentuk transparansi kepada publik, agar polemik alih status KPK segera terselesaikan.

Bagikan berita ini:
5
3
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar