Raih 95,1 Persen Suara, Bashar al-Assad Kembali Jadi Presiden Suriah

Jumat, 28 Mei 2021 17:16

Vladimir Putin berjumpa Bashar Assad. (Foto: Reuters)

FAJAR.CO.ID, SURIAH — Presiden Syria Bashar al-Assad memenangi masa jabatan keempat dengan perolehan 95,1 persen suara dalam pemilihan. Itu akan memperpanjang kekuasaannya atas sebuah negara yang hancur oleh perang. Hanya saja, lawan Assad dan negara-negara Barat menilai kemenangan itu ditandai oleh kecurangan.

Pemerintah Assad mengatakan pemilihan pada Rabu (26/5) menunjukkan Syria berfungsi normal meski ada konflik yang telah berlangsung selama satu dekade. Konflik itu telah menewaskan ratusan ribu orang dan mengusir 11 juta orang – sekitar setengah populasi – dari rumah mereka.

Ketua parlemen Hammouda Sabbagh mengumumkan hasil pada konferensi pers Kamis (27/5), mengatakan jumlah pemilih sekitar 78 persen, dengan lebih dari 14 juta warga Syria mengambil bagian. Pemilu tetap berjalan meski ada proses perdamaian yang dipimpin oleh PBB yang menyerukan pemungutan suara di bawah pengawasan internasional yang akan membantu membuka jalan bagi konstitusi baru dan penyelesaian politik.

Sejumlah menteri luar negeri yakni dari Prancis, Jerman, Italia, Inggris, dan Amerika Serikat mengatakan dalam sebuah pernyataan yang mengkritik Assad menjelang pemilihan, bahwa pemungutan suara tidak akan bebas atau adil. Turki sebagai musuh Assad, juga mengatakan pemilihan itu tidak sah.

Kemenangan tersebut mengantarkan Assad, 55, tujuh tahun lagi berkuasa dan memperpanjang pemerintahan keluarganya hingga hampir enam dekade. Ayahnya, Hafez al-Assad, memimpin Syria selama 30 tahun hingga kematiannya pada 2000. Assad sendiri menjadi Presiden Syria sejak 17 Juli 2000 dan kini menjabat lagi.

Bagikan berita ini:
9
10
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar