Singapura Putuskan Tak Berangkatkan Jemaah Haji 2021, Indonesia Masih Ikuti Perkembangan

Jumat, 28 Mei 2021 22:29

RENGGANG: Jamaah haji melaksanakan tawaf . (SAUDY MEDIA MINISTRY VIA AP)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Negara di kawasan ASEAN mulai memutuskan tidak memberangkatkan haji tahun ini. Diawali dengan pemerintah Singapura yang menetapkan kembali tidak memberangkatkan haji di tengah pandemi Covid-19. Keputusan Singapura ini kemungkinan besar diikuti negara-negara ASEAN lainnya.

Keputusan tersebut disampaikan Dewan Urusan Islam Singapura (MUIS) pada Kamis (27/5) waktu setempat. Pertimbangan mereka karena situasi pandemi Covid-19 di seluruh dunia masih dinamis. Selain itu juga terkait penyebaran virus Covid-19 varian baru dalam beberapa bulan belakangan. Sejumlah negara melaporkan mengalami gelombang baru infeksi Covid-19.

MUIS berharap bisa kembali memberangkatkan haji tahun depan. Tetapi tetap mengacu pada kondisi pandemi Covid-19 nantinya. Selain itu pemerintah Singapura juga mempertimbangkan sejumlah persyaratan yang ditetapkan oleh Arab Saudi. Pihak Singapura berharap pemerintah Arab Saudi dapat memahami keputusan yang sudah mereka ambil.

Tahun lalu pengumuman tidak memberangkatkan jamaah haji oleh negara-negara di kawasan ASEAN hampir bersamaan. Yaitu Indonesia, Malaysia, Singapura, lalu Brunei Darussalam. Negara di kawasan lainnya seperti Afrika Selatan, Mesir, dan India juga mengambil keputusan serupa.

Lantas bagaimana kebijakan pemerintah Indonesia menyambut musim haji 2021? Plt Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Khoirizi H. Dasir mengatakan belum ada keputusan resmi dari pemerintah Indonesia. ’’Sampai saat ini kita terus mengikuti perkembangan,’’ katanya kemarin (28/5).

Bagikan berita ini:
10
7
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar