Sopir Ugal-ugalan, 4 Penumpang Meninggal di Jalintim Sumatera Jambi–Palembang Km 214

Jumat, 28 Mei 2021 20:21

Tim Ditlantas Polda Sumsel olah TKP kecelakaan Bus Sambodo. (Yudi Abdullah/Antara)

FAJAR.CO.ID, PALEMBANG — Kecelakaan maut bus antarkota antarprovinsi (AKAP) Sambodo tujuan Padang–Jakarta di Jalintim Sumatera Jambi–Palembang Km 214 pada Kamis (27/5) mengakibatkan empat penumpang meninggal dunia dan belasan luka-luka. Kecelakaan itu diduga akibat sopir ugal-ugalan.

”Berdasar hasil olah TKP, ditemukan jejak ban bus di tebing atau siring yang hancur akibat gerusan bus samping kiri dan keterangan saksi, disimpulkan kecelakaan bus dengan nomor polisi B 7314 NGA yang dikemudikan Andre Noversam mengalami kecelakaan tunggal akibat sopir ugal-ugalan,” kata Direktur Lalu Lintas Polda Sumatera Selatan Kombespol C.F. Hotman Sirait seperti dilansir dari Antara di Palembang, Jumat (28/5).

Untuk memproses kecelakaan maut bus AKAP itu, polisi berupaya melakukan pengejaran sopir Andre Noversam, warga Kota Padang, Sumatera Barat. Hotman Sirait menjelaskan, pihaknya menurunkan tim ke tempat kejadian perkara (TKP) di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Palembang–Jambi Km 214 Desa Senawar, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin untuk mengumpulkan data dan barang bukti. Selain itu, melakukan pengecekan korban yang meninggal dunia dan luka ringan/berat.

”Berdasar keterangan penumpang dan saksi mata di TKP, kendaraan roda enam bus AKAP Sambodo dengan nomor polisi B 7314 NGA yang dikemudikan Andre Noversam, sebelum mengalami kecelakaan tunggal, bus melaju ugal-ugalan dengan kecepatan tinggi dari arah Jambi,” ujar Hotman Sirait.

Dalam kecelakaan itu, pengemudinya selamat namun melarikan diri, sementara penumpangnya yang berjumlah 33 orang, empat orang di antaranya meninggal dunia dan 12 orang mengalami luka ringan/berat. Empat penumpang yang meninggal dunia yakni Doya Aprilia binti Amri, Anisah Zafirah Herina, Naila Fatiha At Silah binti Firma, dan Hinayah Haris Saputri binti Arisman.

Sedangkan penumpang yang mengalami luka berat dan menjalani perawatan di RS Ermedika Jambi, yakni Rian Saputra, Amba Warman, Rusmianti, dan Raka Habib Albalhaqi. Korban yang meninggal dunia dan luka-luka telah dievakuasi ke rumah sakit terdekat dan ada yang telah diserahkan kepada pihak keluarga.

”Sedangkan yang selamat difasilitasi melanjutkan perjalanannya dengan bus lain,” ujar Hotman Sirait. (ant/jpg/fajar)

Bagikan berita ini:
5
6
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar