Tanpa Persetujuan, Penggusuran Makam Putri Raja Gowa di Kalbar Tak Boleh Dilakukan

Jumat, 28 Mei 2021 17:03

IST

Dia tak tinggal diam. Kumala Idjo mengaku telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Mempawah dan kepolisian untuk mengusut kabar akan adanya penggusuran itu.

Dia bilang, ada salah satu pihak luar yang ingin membangun Surau atau tempat ibadah di pulau tersebut, namun harus mengorbankan makam yang telah orang kerajaan asal Sulawesi Selatan tersebut.

“Sebenarnya ini persoalan pembangunan Surau yang mau membangun di atas tanahnya orang, di luar kawasan makam I Fatimah,” katanya saat dikonfirmasi. (ishak/fajar)

Bagikan berita ini:
1
6
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar