16 Ribu Tenaga Honorer Pemprov Sulsel Bakal Dihapus

Sabtu, 29 Mei 2021 13:51

Ilustrasi tenaga honorer

FAJAR.CO.ID MAKASSAR – Sekitar 16.000 tenaga honorer lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel bakal dihapus secara bertahap.

Kebijakan ini berdasarkan PP Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (Manajemen PPPK).

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel, Imran Jausi mengatakan, pemprov saat ini sementara melakukan pengkajian lebih dalam. Bahkan DPRD Provinsi Sulsel juga telah ikut mengkaji kebijakan tersebut.

Imran menegaskan, batas waktu penghapusan itu hanya sampai pada tahun 2023 mendatang. Sehingga, kata dia, perlu persiapan dari sekarang agar proses transisi pekerjaan nantinya bisa lebih mudah.

“Intinya kami diminta untuk diberikan kejelasan sejauh mana dan apakah sudah ada langkah-langkah terkait dengan PTT (Pegawai Tidak Tetap), jadi harus dikaji. Karena jangan sampai nanti terjadi kesulitan dalam proses transisi pekerjaan,” kata Imran, Sabtu (29/5/2021).

Menurutnya, selama ini memang banyak posisi yang mestinya diisi oleh para ASN, tapi kenyataannya diisi oleh tenaga honorer. Dan itu harus dipikir dari sekarang, mau kemanakan mereka para honorer nantinya.

“Ada solusi bagaimana kalau mereka nanti yang harus diberhentikan itu diberikan keterampilan untuk bisa membuka usaha secara mandiri. Ada sekitar 16 ribu tenaga honorer di Pemprov,” jelasnya.

Kendati demikian, Imran menegaskan, tetap ada posisi-posisi yag tidak bisa diisi oleh ASN misalnya tenaga cleaning service, pengamanan, sopir dan lain-lain.

Bagikan berita ini:
8
6
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar