Beli Ponsel Hasil Begal Lalu Sembunyi, Eh… Tertangkap di Kampung Orang

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- Pelarian Hasbi (24) dan temannya, Rahmat (23) berakhir di kantor polisi. Dua sekawan ini adalah penadah barang hasil curian di Makassar.

Mereka ditangkap karena membeli sebuah ponsel hasil begal dari lelaki bernama Muh Idil (17), Ilham (24), dan Andi Muh Irsal (22) di Jalan Inspeksi Kanal, Makassar belum lama ini.

"Memang ada laporan begal di sana. Satu unit ponsel dirampas pelaku lalu kabur," kata Kasubnit 2 Jatanras Polrestabes Makassar, Ipda Nasrullah, Sabtu (29/5/2021).

Polisi pun bergerak cepat. Segala bahan penyelidikan pun telah rampung hingga polisi melakukan penangkapan.

Roda kendaraan polisi berputar kencang dan melintas dari Kota Makassar menuju ke Desa Pakkaba, Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar, pada 27 Mei 2021 pukul 23.30 WITA.

Di sana, sang penadah Rahmat ditangkap tanpa perlawanan oleh Tim Jatanras. Pemuda asal Jalan Daeng Tata Raya, Makassar itu pun harus pasrah saat tempat persembunyiannya itu dibongkar polisi.

"Kami juga tangkap penadah lain bernama Hasbi. Lalu kami pun kembangkan lagi dan menangkap Muh Idil, Ilham, dan Andi Muh Irsal di tiga lokasi berbeda di Makassar," terang perwira polisi satu balok ini.

Nasrullah bilang, tiga pemuda itu berbagi peran saat beraksi. Salah satunya Muh Idil sebagai eksekutor, yang membegal korban dengan cara mengancam pakai parang.

Saat ini, kelima pelaku dan juga satu unit ponsel hasil begal ini diamankan lalu dibawa ke kantor Polrestabes Makassar untuk penyelidikan lebih lanjut. (ishak/fajar)

  • Bagikan