Komentari Kasus Suap NA, Tanribali Lamo: Kita Malu Korupsi di Sulsel Ternyata Sangat Parah

Minggu, 30 Mei 2021 13:51

Andi Tanribali Lamo

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Terdakwa pemberi suap ke Gubernur Sulawesi Selatan nonaktif Nurdin Abdullah, pengusaha Agung Sucipto akan melakukan justice collaborator (JC). Agung akan mengungkap pelaku lain terkait suap Nurdin Abdullah, tapi dia meminta perlindungan hukum.

Mantan penjabat Gubernur Sulsel Andi Tanribali Lamo ikut mengomentari kasus suap melibatkan Nurdin Abdullah. “Saya mengikuti perkembangan kasus ini sejar awal, terus terang timbul rasa malu melihat dan membacanya.  Kasus ini membuka mata kita bersama bah kasus korupsi terjadi di Sulsel sedemikian parahnya dan mungkin semakin parah bila kejadian ini dikaitkan dengan data yang  pernah dibeberkan Akbar Faizal (Politikus Partai NasDem) melalui media,” kata Tanribali, Minggu 30 Mei 2021. 

Tanribali sepakat jika aparat penegak hukum membuka berbagai kobobrokan / korupsi (walaupun masih perlu penyelidikan) di berbagai daerah.

Kepercayaan kita kepada “pejabat” berkurang dan demikian juga kepercayaan kita kepada aparat penegak hukum.  Data-data yang disampaikan AF, kata dia, sebenarnya bisa dimanfaatkan untuk memperbaiki sistem pemerintahan yang bersih dan berwibawa. “Pemerintahan yang bersih dan berwibawa hanya bisa dapatkan apabila semua pejabat dari yang tertinggi sampai  petugas lapangan memiliki rasa malu, tanggung jawab dan ketaqwaan kpd Allah SWT,” kata Tanribali.

Seperti diketahui, terdakwa penyuap Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah (NA), Agung Sucipto menjalani sidang perkier terkait pemeriksaan saksi di Pengadilan Negeri Makassar, Kamis (27/5/2021) pukul 10.15 Wita lalu.

Bagikan berita ini:
7
10
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar