Perjudian Gagal Pep Guardiola, Chelsea Unggul 1-0 di Babak Pertama

Minggu, 30 Mei 2021 04:01

Kai Havertz menaklukkan Ederson Moraes dengan mudah. (Foto: Getty Images via BBC Live)

FAJAR.CO.ID, PORTO—Chelsea memimpin 1-0 atas Manchester City di babak pertama final Liga Champions. Perjudian yang dilakukan Pep Guardiola dengan mencadangkan Rodri dan Fernandinho sepertinya tidak berjalan bagus. Upaya mereka membongkar pertahanan Chelsea hanya bisa mereka lakukan dari sayap yang sejauh ini bisa dipatahkan Chelsea.

Jalannya pertandingan

Manchester City yang secara mengejutkan memainkan Raheem Sterling sejak menit awal langsung menekan pertahanan Chelsea. Namun, peluang terbaik lebih dulu didapatkan Chelsea melalui Timo Werner di menit ke-9 dan 13. Sayang, bomber Jerman itu tampak kurang tenang sehingga dua peluang emas itu tidak mampu menjebol City.

Peluang ketiga didapat Chelsea di menit ke-17 ketika Ben Chilwell mengirim umpan silang yang tidak bisa dijangkau Ruben Dias. Bola ditanduk N’Golo Kante, namun masih melayang di atas mistar gawang.

Setelah terus menekan, City yang tampak kerepotan mengalirkan bola dari lini tengah karena hanya mengandalkan Ilkay Gundogan akhirnya mendapatkan peluang bagus di menit ke-27 ketika Kevin de Bruyne mengirim umpan kepada Phil Foden di dalam kotak penalti. Beruntung bagi Chelsea, tendangan Foden bisa diblok Antonio Rudieger.

Ancaman berikutnya datang dari sayap kanan City. Tapi bola umpan tarik ke dalam kotak penalti gagal dijangkau Foden. Wasit Antonio Mateu Lahoz mengeluarkan kartu kuning pertamanya di menit ke-34 kepada Ilkay Gundogan melanggar Mason Mount.

Serangan balik The Blues di menit ke-36 memberi ancaman serius bagi pertahanan City. Beruntung bola yang digiring Kai Havertz mampu direbut Oleksandr Zinchenko. City yang melakukan 58 persen penguasaan bola kemudian mendapatkan upaya on target pertamanya melalui Riyadh Mahrez yang dengan mudah bisa ditangkap Edouard Mendy.

Chelsea kehilangan Thiago Silva di menit ke-39 yang mengalami masalah paha. Pelatih Chelsea, Thomas Tuchel kemudian memasukkan Andreas Christensen. Lewat serangan balik cepat, Chelsea akhirnya membuka keunggulan di menit ke-42.

Mount yang mendapat bola di area sendiri melihat pergerakan Kai Havertz di garis tengah mengirim umpan terobosan. Havertz mampu mengontrol bola dengan baik dan berhadapan langsung dengan kiper Ederson Moraes. Dengan mudah, Havertz menaklukkan Ederson dalam duel satu lawan satu sebelum menceploskan bola ke gawang kosong. Skor 1-0 ini bertahan hingga turun minum. (SCTV/amr)

Bagikan berita ini:
10
5
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar