Pertanyaan-pertanyaan TWK Pegawai KPK, Pilihan Alquran atau Pancasila

Minggu, 30 Mei 2021 17:39

ILUSTRASI. KPK. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

Puput menyebut, terdapat pelecehan dalam TWK tersebut. Dia menyebut ada rekannya yang sudah berumur 35 tahun tetapi belum menikah. Justru pegawai KPK tersebut dituding oleh pihak asesor sebagai LGBT.

“Usianya sekitar 35 tahun belum menikah, lalu ditanya kenapa belum menikah umur segini, lalu ditanya jangan-jangan LGBT ya, masih punya hasrat atau tidak, bagaimana kalau nikah sama saya aja mau nggak. Jadi istri kedua. Dengan dengan entengnya itu bercandaan,” ungkap Puput.

Menurut Puput hal itu sama saja dengan pelecehan. Tetapi pihak asesor menyebut, pernyataan dalam forum resmi yang dinamakan TWK itu hanya candaan.

“Wawancara formal tersebut mewakili lembaganya dan teman saya hadir sebagai pegawai KPK, apakah dalam forum resmi itu pantas untuk dijadikan bahan bercandaan,” cetus Puput.

Selain itu, pertanyaan menyipang juga terkait soal agama. Pihak asesor menanyakan pilihan Al-quran dan Pancasila. Menurut Puput, seolah-olah Al-quran tidak bisa beriringan dengan Pancasila.

“Teman saya sudah menjawab bahwa kita sebagai umat Islam, saya berpegang teguh kepada Al-quran tapi kalau sebagai warga negara ideologi negara yaitu Pancasila. Enggak bisa harus pilih salah satu, akhirnya teman saya bilang ya udah saya pilih Al-quran,” pungkas Puput. (jpg/fajar)

Bagikan berita ini:
9
9
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar