Pertanyaan-pertanyaan TWK Pegawai KPK, Pilihan Alquran atau Pancasila

Minggu, 30 Mei 2021 17:39

ILUSTRASI. KPK. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

“Wawancara ini akan direkam, wawancara ini semua akan direkam tidak ada pemberitahuan seperti itu. Jadi begitu saya masuk sudah ada dua asesor yang menunggu, dua-duanya laki-laki langsung bertanya,” beber Puput.

Puput mengaku mendapat pertanyaan yang intoleran dan bahkan hingga melecehkan. Pertanyaan itu terkait apakah dirinya bersedia menerima donor darah dari agama lain, kemudian apakah mengucapkan Hari Raya Natal kepada umat Kristen.

“Saya bilang iya saya mau menerima donor darah dari agama lain, karena menurut saya agama saya juga enggak tahu pasti hukumnya apa, lalu yang kedua apakah saya mengucapkan hari raya Natal kepada umat Kristen dan Katolik. Kalau saya bilang saya mengucapkan. Lalu dua asesor itu bilanh, bukannya enggak boleh digituin?, terus saya bilang siapa yang bilang enggak boleh. Saya mengucapkan, saya punya banyak kerabat Kristen dan Katolik dan saya mengucapkan hari raya Natal,” ungkap Puput.

Puput menyebut, terdapat pelecehan dalam TWK tersebut. Dia menyebut ada rekannya yang sudah berumur 35 tahun tetapi belum menikah. Justru pegawai KPK tersebut dituding oleh pihak asesor sebagai LGBT.

Bagikan berita ini:
10
2
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar