AKP Robin Terbukti Langgar Kode Etik, Dewas KPK: Diberhentikan Tidak Terhormat

  • Bagikan

Dalam pertemuan itu, Azis memperkenalkan Robin dengan Syahrial diduga karena sang walikota memiliki permasalahan terkait penyelidikan dugaan korupsi di Pemerintah Kota (Pemkot) Tanjungbalai yang sedang dilakukan KPK.

Syahrial meminta Robin membantunya agar penyelidikan tersebut tidak ditingkatkan ke tahap penyidikan oleh KPK.

Menindaklanjuti pertemuan itu, Robin kemudian mengenalkan Maskur kepada Syahrial untuk bisa membantu permasalahannya.

Robin bersama Maskur sepakat untuk membuat komitmen dengan Syahrial supaya penyelidikan di KPK tidak ditindaklanjuti yaitu dengan menyiapkan uang sebesar Rp1,5 miliar.

Syahrial pun menyetujuinya dan mentransfer uang secara bertahap sebanyak 59 kali melalui rekening bank milik Riefka Amalia (RA) selaku teman Robin.

Syahrial juga memberikan secara tunai kepada Robin. Total uang yang telah diterima Robin sebesar Rp1,3 miliar.

Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan Robin Pattuju, Maskur Husain (MH) selaku pengacara; dan M. Syahrial (MS) selaku Walikota Tanjungbalai periode 2016-2021 sebagai tersangka.

(rmol/pojoksatu)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan