Army of the Dead Laris, tapi…

Senin, 31 Mei 2021 13:57

Army of The Dead. (Netflix)

FAJAR.CO.ID — Sepekan lebih berlalu setelah Netflix merilis Army of the Dead. Film yang tayang mulai 21 Mei lalu itu adalah proyek besutan Zack Snyder.

Army of the Dead menceritakan kelompok yang dibentuk untuk mengambil uang USD 200 juta. Uang itu berada di bawah tanah gedung di Las Vegas yang tengah diserang wabah zombi.

Film yang diperkuat bintang-bintang internasional –mulai Dave Bautista, Ana De La Reguera, Hiroyuki Sanada, hingga Huma Qureshi– itu mendapat respons beragam.

Di Netflix, Army of the Dead masuk jajaran 10 besar film yang paling ditonton. Proyek zombi kedua Snyder setelah Dawn of the Dead (2004) tersebut memuncaki daftar film Netflix di lebih dari 70 negara.

Film itu juga diperkirakan mencapai 72 juta streaming, setara dengan film George Clooney The Midnight Sky.

Army of the Dead disiapkan Snyder sejak 2010. Sutradara yang dikenal akan tampilan sinematik dark itu mengaku ingin mengonstruksi ulang film zombi.

’’Aku menghindari plot tipikal film zombi. Army of the Dead dinarasikan di kota yang sudah terjangkit. Ada pengkastaan zombi, unsur emosional, kriminal… Aku menjajal struktur yang tak normal,’’ paparnya.

Proses ’’pemasakan’’ lebih dari satu dekade pun membuat Army of the Dead tak mandek di satu film. Snyder dan timnya menyiapkan proyek lanjutan. Pertama, Army of the Dead: Lost Vegas –prekuel animasi yang dijadwalkan rilis dalam waktu dekat.

Bagikan berita ini:
7
5
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar