Ini Penghalang Terbesar Anies, Ganjar dan Ridwan Maju di Pilpres 2024

Senin, 31 Mei 2021 15:44

Anies Baswedan, Ganjar Pranowo dan Ridwan Kamil

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Ambang batas pencalonan Presiden atau presidential threshold (PT) 20 persen dinilai akan menjadi penghalang bagi tokoh-tokoh potensial.

Tokoh potensial tersebut akan layu sebelum waktunya berkembang dan menyisahkan permainan politik pragmatis.

Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting Pangi Syarwi Chaniago dalam keterangannya kepada wartawan, diterima Pojoksatu.id Jakarta, Senin (31/5/2021).

“PT 20 persen akan menjadi penghalang sehingga tokoh potensial layu sebelum berkembang dan pada akhirnya akan membunuh talenta-talenta potensial,” kata Pangi.

“Dan menyisakan ruang permainan hanya berputar-putar pada permainan tingkat partai papan atas sebagai otoritas pemegang kendali pemberian tiket pencapresan pada siapa diinginkan melalui lobi-lobi politik belakang layar,” sambungnya.

Pangi menilai, nama-nama tokoh politik yang unggul di sejumlah lembaga survei dan menjadi sorotan media akan hilang pada waktunya.

Pasalnya, jika merujuk pemilu sebelumnya maka dipastikan otoritas tiket hanya akan dimonopoli partai-partai papan atas.

“Sehingga nama-nama yang berseliweran hari ini pada lembaga lembaga survei hanya akan menjadi hiasan di pemberitaan media dan akan hilang bahkan sebelum pestanya dimulai,” jelasnya.

Menurutnya, elektabilitas bukan kunci mendapatkan tiket pencapresan.

Karena itu, meski Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, atau Ridwan Kamil memiliki elektabilitas tinggi namun tetap parpol yang menentukan nama-nama yang diusung.

“Adanya president threshold 20 persen, elektabilitas dan popularitas terkadang tak punya korelasi linear terhadap proses pencapresan,” terangnya.

Bagikan berita ini:
6
10
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar