Langgar Larangan Mudik, 484 Pegawai Non-ASN Dipecat Pemkot Semarang

Senin, 31 Mei 2021 16:45

Wali Kota Semarang Hendar Prihadi. (Antara)

FAJAR.CO.ID, SEMARANG — Pemerintah Kota Semarang memberhentikan 484 pegawai non-ASN di lingkungan pemerintah daerah tersebut. Kebijakan itu sebagai sanksi atas pelanggaran larangan mudik saat Lebaran.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi seperti dilansir dari Antara di Semarang mengatakan, pemberhentian tersebut sudah sesuai dengan surat edaran tentang larangan mudik bagi ASN maupin non-ASN.

”Setelah melalui proses panjang. Ada pelanggarannya, sanksi sesuai dengan surat edaran,” kata Hendrar Prihadi pada Senin (31/5).

Dalam surat edaran tersebut, kata dia, sanksi bagi ASN yang melanggar aturan larangan mudik akan dipotong tunjangan penghasilannya selama sebulan. Sedangkan untuk non-ASN bisa diberhentikan.

Dia menjelaskan, jenis pelanggaran yang dilakukan antara lain lupa mengisi presensi serta mengisi presensi dari luar Kota Semarang. ”Intinya mereka tidak mengisi presensi dari Kota Semarang,” terang Hendrar Prihadi.

Selain memberhentikan ratusan pegawai non-ASN, 185 PNS Pemkot Semarang dijatuhi sanksi tidak mendapat tunjangan penghasilan selama sebulan. ”Larangan mudik sudah disampaikan kepada masyarakat umum maupun pegawai di lingkungan Pemkot Semarang,” ucap Hendrar Prihadi. (ant/jpg/fajar)

Bagikan berita ini:
6
3
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar