Akun Twitter NU Berseberangan dengan PKS, Gus Nadir Ingatkan Ajaran Khai

Selasa, 1 Juni 2021 22:24

Gus Nadir

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Cendekiawan muslim Nadirsyah Hosen atau yang akrab disapa Gus Nadir mengomentari twit salah satu akun media sosial Nahdlatul Ulama (NU) yang menyebut NU harus berseberangan dengan PKS.

Ia menilai statmen tersebut tidak sejalan dengan ajaran para Khai NU.

Gus Nadir menyebut harusnya akun Twitter tersebut meneladani ajaran Khai NU yaitu Tawasuth dan Tawazun.

“Twit akun Generasi Muda NU ini tidak tawasuth & tawazun, seperti ajaran para Kiai NU,” tulis Gus Nadir di akun Twitter miliknya.

Tawasuth sendiri merupakan sikap sesorang yang moderat atau berada di tengah-tengah, tidak terlalu bebas juga tidak keras dalam berprinsip, sehingga sikap ini yang mudah diterima oleh seluruh lapisan yang ada pada masyarakat.

Sementara Tawazun yaitu sikap yang dapat menyeimbangkan diri seseorang pada saat memilih sesuatu sesuai kebutuhan, tanpa condong atau berat sebelah terhadap suatu hal tersebut.

Komentar itu menyusul adanya kicauan dari media sosial generasi muda NU yang ingin berada di kubu yang berlawanan dengan PKS, yang kali ini ngotot untuk meniadakan tes TWK para pegawai KPK.

Ia pun menyebut bahwa korupsi itu merupakan musuh bersama bagi warga Indonesia.

“Korupsi itu musuh bersama. Setiap upaya melemahkan pemberantasan korupsi harus ditentang,” lanjutnya.

Olehnya, ia menegaskan jangan sampai ingin berbeda pendapat dengan PKS lalu bersikap mendukung adanya korupsi di Indonesia.

Bagikan berita ini:
4
9
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar