Ni’matullah Tegaskan Musda Demokrat Bukan Ajang Kuat-kuatan Tapi Membangun Soliditas

Selasa, 1 Juni 2021 21:36

Ni'matullah Erbe

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Ketua DPD Demokrat Sulawesi Selatan, Ni’matullah menekankan Musyawarah Daerah (musda) Demokrat bukan ajang kuat-kuatan dukungan apalagi menimbulkan perpecahan internal.

Musda yang dalam waktu dekat akan dihelat punya agenda utama yakni menentukan ketua DPD beserta jajaran pengurusnya periode 2021-2026.

“Musda secara organisasi adalah ajang konsolidasi. Membangun soliditas, membangun kembali organisasi agar lebih responsif,” kata Ni’matullah kepada fajar.co.id di Makassar, Selasa (1/6/2021).

“Bukan justru memecah belah kader di dalam. Apalagi situasi seperti ini kita butuh terobosan baru. Mudah-mudahan harapan kami elektabilitas Demokrat dari hari ke hari semakin baik,” lanjutnya menegaskan.

Untuk jadwal Musda belum ada waktu pasti. Tapi Peraturan Organisasi (PO) sudah dibuat. Adapun penjadwalan DPP yang akan menentukan.

“Karena dari 34 provinsi, ada 6-7 Ketua DPD yang masih Pelaksana tugas (Plt). Mungkin itu dulu yang diprioritaskan. Baru setelah itu DPD lain. Termasuk Sulsel,” bebernya.

Menurut Wakil Ketua DPRD Sulsel itu, semua parpol menerapkan sistem yang sama dalam pemilihan ketua DPD atau DPW. Keputusan akhir ada di tangan ketua umum. Tujuannya agar tak ada pecah belah diantara kader.

“Semua partai pun saat ini melakukan itu. Sudah waktunya konsentrasi kita bagaimana membesarkan partai. Meraih simpati masyarakat. Jika energi kita habis pada perpecahan internal, kita akan tertinggal jauh oleh partai lain. Jadi siapapun nantinya maju di Musda, biarkan ketua umum yang putuskan,” pungkasnya.

Bagikan berita ini:
3
3
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar