Pukul dan Ancam Pakai Badik, Pejabat di Bulukumba Dilapor Polisi

Selasa, 1 Juni 2021 20:00

Haerul Anwar memperlihatkan surat laporanya di kepolisian, terkait kasus dugaan pemukulan dan pengancaman pakai badik. ...

FAJAR.CO.ID, BULUKUMBA — ABS, oknum pejabat di Dinas Perumahan Pemukiman dan Pertanahan (DP3) Bulukumba dilaporkan ke pihak berwajib.

Itu setelah dia diduga melakukan penganiayaan dan mengancam Haerul Anwar, warga Desa Taccorong, Kecamatan Gantarang, Bulukumba pakai badik.

Aksi dugaan penganiayaan tersebut terjadi di Dinas pelayanan kantor DP3, Senin, 31 Mei 2021 saat Haerul datang mempertanyakan tentang Izin Mendirikan Bangunan (IMB) milik salah seorang temannya. Sebab, sudah lama tidak kunjung terbit.

Saat itu, menurut Haerul, dirinya yang tengah berbincang bersama dua orang pegawai DP3, dari belakang tiba-tiba dipukul oleh ABS yang mengenai lehernya.

“Saya tidak tahu kenapa datang langsung memukul. Saya tidak ada masalah dengan dia (ABS). Bahkan, setelah saya dipukul dia mengeluarkan lagi badik dari tasnya,” ujar Haerul kepada Harian Fajar, Selasa, 1 Juni 2021.

Akibat pukulan tersebut Haerul mengaku mengalami pusing dan sempat duduk di warkop yang berada tepat di samping kantor DP3 untuk menenangkan diri

“Malah dia keluar lagi sambil bawa badik. Dia teriak, mauko melawan, karena katanya saya masih belum beranjak pergi jauh dari kantornya, padahal saya pusing jadi tinggal duduk dulu,” cerita Haerul.

Karena tak ingin memperkeruh keadaan, Khaerul akhirnya pergi dan melaporkan aksi penganiayaan tersebut di Mapolsek Ujungbulu, Bulukumba.

Bagikan berita ini:
6
2
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar