Ibu dari Orok Bayi yang Terbungkus Baju Sekolah Akhirnya Tertangkap

Rabu, 2 Juni 2021 17:55

Pelaku saat digelandang ke Polsek Pallangga.

FAJAR.CO.ID, GOWA — Polisi akhirnya mengungkap pelaku yang membuang dan mengubur orok bayi di sebuah kebun, di Desa Julukanaya, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa pada 24 Mei 2021 lalu.

Pelaku adalah seorang wanita berinisial RM (20) yang kini diamankan di Mapolsek Pallangga.

“Iya benar pelakunya sudah diamankan yakni si wanitanya. Dia yang mengubur oroknya itu di kebun warga,” kata Kasat Reskrim Polres Gowa, AKP Jufri Natsir, Rabu (2/6/2021).

Selain RM, polisi juga menyita sebuah bungkusan putih dan cangkul yang dipakai oleh RM, saat mengubur oroknya itu seorang diri sedalam satu meter.

“Untuk laki-lakinya masih kami dalam pengejaran,” tambahnya.

Saat ini, pelaku RM dan barang bukti yang diamankan masih disimpan di Mapolsek Pallangga, untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Sebelumnya, saat jarum jam menunjukkan pukul 12.30 WITA, seorang warga bernama Sahara mencium bau bangkai. Aromanya sangat tak sedap tercium di hidung.

Muncul dalam benak wanita berusia 35 tahun itu, ada sesuatu yang tak beres ada di tempatnya berpijak saat itu. Aroma itu sepertinya bau bangkai manusia.

Benar saja. Aroma itu berasal dari sebuah gundukan tanah yang mencurigakan. Setelah digali, terdapat sehelai baju sekolah yang isinya adalah orok bayi manusia.

Sahara pun kaget bukan main. Dia pun memanggil warga sekitar dan polisi setempat.

“Benar ada orok bayi ditemukan di sebuah ladang yang dibungkus seragam sekolah, dan ditimbun ke dalam tanah sedalam satu meter,” kata Kapolsek Pallangga, Iptu Nasruddin beberapa waktu lalu. (ishak/fajar)

Bagikan berita ini:
5
4
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar