Jubir Prabowo Duga Ada Pihak yang Sengaja Besar-besarkan terkait Alpalhankam

Rabu, 2 Juni 2021 17:56

Twitter @Dahnilanzar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Juru Bicara Menteri Pertahanan (Jubir Menhan) Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan, belum ada keputusan terkait skema utang luar negeri sebesar Rp 1.750 kuadriliun terkait pemenuhan kebutuhan alat perlatan pertahanan keamanan (alpalhankam).

Dahnil menegaskan, adanya pimjaman uang dari luar negeri terkait pembelian alpalhankam adalah tidak benar. Sebab belum ada keputusan apapun.

“Belum diputuskan, jadi yang beredar akan ada belanja Rp 1.750 kuadriliun itu tidak benar. Jadi tidak ada atau belum ada keputusan hal terkait dengan jumlah belanja yang akan digunakan dan akan disepakati karena ini masih penyusunan,” ujar Dahnil di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (2/6).

Oleh sebab itu, mantan Ketua Umum PP Pemuda Muhammdiyah ini menduga ada pihak-pihak yang sengaja membesar-besarkan dengan membuat seolah-olah telah terjadi utang luar negeri dalam pembelian alpalhankam.

“Jadi kalau ada yang mengembangkan isu simpang siur seolah-olah Kemenhan sudah melakukan belanja dan akan belanja Rp 1.750 kuadriliun itu penuh dengan motif politik. Bahkan kami melihat ada motif political jealousy itu yang kami tangkap,” katanya.

Sebelumnya, beredar salinan rancangan Peraturan Presiden (Perpres) tentang Pemenuhan Kebutuhan Alat Peralatan Pertahanan dan Keamanan Kementerian Pertahanan dan Tentara Nasional Indonesia (Alpalhankam) tahun 2024-2024.

Dalam perpres tersebut, pemerintah perencanaan kebutuhan (renbut) pembelian alutsista sebesar 124,99 miliar dolar AS atau setara Rp 1.750 tiliun.

Bagikan berita ini:
3
8
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar