Kenaikan Tarif Tarik Tunai Ditunda

Rabu, 2 Juni 2021 11:22

Salah seorang nasabah melakukan transaksi ATM. (Foto: Idham/FAJAR)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Rencana penaikan tarif transaksi cek saldo dan tarik tunai di ATM Link Himbara ditunda. Semula, kebijakan pengenaan biaya dijadwalkan mulai 1 Juni.

Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) seperti Bank Mandiri, Bank BNI, Bank BRI, dan Bank BTN awalnya akan menaikkan tarif transaksi di ATM Link. Transaksi yang dikenakan tarif di antaranya cek saldo sebesar Rp2.500 dan tarik tunai Rp5000. Saat ini, kedua transaksi ini masih Rp0 alias gratis.

Himbara dan PT Jalin Pembayaran Nusantara (Jalin) sepakat untuk menjadwal ulang pemberlakuan kebijakan tersebut.

Wakil Direktur Utama Bank BNI, Adi Sulistyowati menyebut penundaan penyesuaian tarif itu memberi masa sosialisasi kepada masyarakat yang lebih panjang.

Adi menjelaskan, meski ada penyesuaian tarif transaksi di ATM Link, nasabah Himbara masih dapat menikmati layanan cek saldo dan tarik tunai gratis melalui ATM yang berlogo sama dengan penerbit kartu.

“Misalnya, pemilik kartu ATM BNI tidak dikenakan biaya transaksi jika digunakan di ATM Link BNI. Nasabah juga memiliki pilihan untuk melakukan pengecekan saldo secara gratis melalui layanan mobile banking,” jelasnya.

Adi menyampaikan, BRI, BNI, Mandiri, dan BTN yang tergabung dalam layanan ATM Link memastikan layanan transaksi yang lebih baik menyusul pemberlakuan perubahan tarif.

Selain itu, komitmen Himbara dan Jalin tetap mengakselerasi inklusi dan literasi keuangan yang diwujudkan melalui jaringan yang luas sampai ke area remote, dengan didukung lebih dari 45 ribu ATM.

Bagikan berita ini:
5
7
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar