Prabowo Berutang Demi Alpalhankam, Said Didu: Anggaran Sektor Lain Bakal Terpotong

Rabu, 2 Juni 2021 07:08

Said Didu

FAJAR.CO.ID- JAKARTA–Staf Ahli Komite Kebijakan Industri Pertahanan M Said Didu menyentil Jurubicara Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak.

Itu terkait pembiayaan belanjat alat pertahanan dan keamanan (Alpalhankam) Kementerian Pertanahanan yang akan menggunakan pinjaman luar negeri.

Pernyataan Dahnil yang menyebut bahwa pinjaman itu nantinya tidak akan membebani APBN.

Alasannya, pinjaman luar negeri itu memiliki tenor panjang dan bunga yang kecil.

Akan tetapi pernyataan Dahnil itu dibantah Said Didu. Menurutnya, apapun bentuknya, pinjaman tetap akan membebani APBN.

Hal itu disampaikan Said Didu melalui akun Twitter pribadinya, Selasa (1/6/2021), sebagaimana dikutip PojokSatu.id.

“Mas Dahnil yang terhormat, semua pinjaman luar negeri akan jadi beban APBN,” kata Said Didu, dikutip dari akun Twitternya, Selasa (1/6).

“Mas @Dahnilanzar yang terhormat, semua pinjaman luar negeri akan jadi beban APBN,” tulisnya.

Yang terjadi kemudian adalah, kata dia, pinjaman untuk alpalhankam itu jelas akan mengurangi porsi anggaran sektor lainnya.

“Jika utang banyak untuk beli alpalhankam, maka sektor lain akan dipotong anggarannya yang bersumber dari utang karena total utang saat normal maks 3 persen PDB,” sambungnya.

“Saat membayar utang tersebut akan memotong anggaran lain. Semoga jelas,” tandas Said Didu.

Versi Dahnil

Sebelumnya, Dahnil menyatakan, pembelanjaan alpalhankam yang dibeli dari pinjaman luar negeri tidak akan membebani APBN.

Bagikan berita ini:
10
10
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar