Preview Inggris vs Austria: Menjajal Amunisi EURO 2020

  • Bagikan
Harry Kane coba lewati adangan pemain Islandia/Twitter/Harry Kane

FAJAR.CO.ID, MIDDLESBROUGH—Tim nasional Inggris akan menghadapi Austria dalam uji coba di Stadion Riverside, Middlesbrough dini hari nanti. Ini menjadi momen krusial menguji kekuatan amunisi kedua kubu menjelang Piala Eropa 2020.

Manajer Inggris, Gareth Southgate tidak memiliki banyak waktu untuk mempersiapkan skuatnya menyambut pertandingan pembukaan EURO 2020. Dengan laga perdana kontra Kroasia akan digelar 14 Juni mendatang, pelatih Inggris itu secara otomatis hanya punya 12 hari lagi untuk mengatur timnya.

Karena itu, pertandingan uji coba melawan Austria dan Rumania menjadi sangat penting bagi Tim Tiga Singa. Sebabm ini akan menjadi dua kesempatan terakhir bagi Southgate untuk bekerja mempersiapkan rencana permainan yang akan ia gunakan selama Piala Eropa.

Inggris sejauh ini mencatatkan hasil sempurna dalam kalender 2021 di mana mereka menyapu bersih tiga pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2022, Maret lalu. Mereka mengalahkan San Marino, Albania, dan Polandia. Agregat gol mereka luar biasa. Mencetak 9 gol dan hanya kebobolan sekali.

Dengan posisi mereka 19 peringkat di atas Austria dalam rangking FIFA, The Three Lions diharapkan bisa melanjutkan tren kemenangan mereka menghadapi Austria. Apalagi, dalam hal kedalaman skuat, Inggris jelas sangat jauh di atas tamunya.

Data Transfermarkt menunjukkan skuat Inggris memiliki nilai pasar 1,52 miliar euro. Angka yang menempatkan mereka sebagai pasukan termahal. Termasuk mengalahkan nilai juara dunia Prancis (1,04 miliar) dan Jerman (964 juta). Sementara Austria dalam daftar peringkat ini hanya di tempat ke-15 dengan nilai pasar 320,6 juta.

Southgate yang ditarget gelar Piala Eropa 2020 mengingat semifinal dan final turnamen akan berlangsung di Wembley Stadium, juga tampaknya sangat percaya diri dengan kekuatan timnya. “Saya pikir, kami mampu mengalahkan tim mana pun,” ujarnya dikutip dari Yahoo Sport.

Yang sedikit mengganggu Inggris sejauh ini hanya keterlambatan sejumlah pemain untuk bergabung. Seperti diketahui, pemain Chelsea dan Manchester City baru bisa datang ke kamp pelatihan Inggris pekan ini setelah melakoni laga final Liga Champions di Portugal. Padahal hari ini, Southgate sudah harus menetapkan 26 pemain untuk didaftarkan di UEFA.

Makanya, Southgate yang awalnya hanya ingin memilih 24 pemain seperti yang dilakukan Spanyol, terpaksa mengubah keputusannya. “Ini bukan dinamika yang hebat tetapi ada risiko dengan tidak mengambil 26, dengan keraguan cedera dan Covid,” tegasnya di Metro.

Harry Maguire sejauh ini masih berjuang untuk pulih dari cedera. Dengan demikian, ia hampir dipastikan akan absen menghadapi Austria. Ben Chilwell, Reece James, John Stones, Kyle Walker, Mason Mount, Phil Foden, dan Raheem Sterling yang bermain di Liga Champions juga akan diberi istirahat.

Sementara pemain Manchester United; Dean Henderson, Luke Shaw, dan Marcus Rashford tampaknya cukup siap untuk bermain meski harus bersaing menjadi starter. Mereka sebelumnya juga harus melakoni final Liga Europa di Polandia.

Untuk laga dini hari nanti, Harry Kane diprediksi akan langsung memimpin lini serang. Ia akan didampingi pemain-pemain seperti Jadon Sancho dan Jack Grealish. Di sektor gelandang, nama Declan Rice dan pemain 17 tahun, Jude Bellingham kemungkinan juga akan jadi pilihan Southgate.

Di kubu Austria yang juga tengah mempersiapkan diri menyambut EURO 2020, partai uji coba ini juga sangat penting bagi mereka. Selain menguji senjata, juga untuk mengembalikan kepercayaan diri tim usai digasak 0-4 oleh Denmark yang mengakhiri rentetan delapan laga tanpa kekalahan anak asuh Franco Foda. “Sangat penting bagi kami untuk meningkatkan kinerja kami," kata Foda di 90minuten.at.

Austria yang diperkuat 21 pemain Bundesliga harus bermain tanpa bomber andalannya, Marko Arnautovic. Dokter tim Michael Fiedler mengatakan mantan pemain klub Inggris, West Ham United itu masih menderita cedera otot di paha kanannya.

Menurut Foda, Arnautovic akan bermain melawan Slovakia dalam uji coba terakhir di Wina, 7 Juni mendatang. Sedangkan penyerang lainnya, Karim Onisiwo yang mengalami luka di tulang lutut akan dilihat perkembangannya bersama Stefan Ilsanker. Dengan begitu, Michael Gregoritsch dan Sasa Kalajdzic akan berebut posisi ujung tombak.

Rekor pertemuan kedua negara menunjukkan Inggris lebih superior. Dari 18 duel sejak 6 Juni 1908, Inggris memenangi sepuluh pertandingan berbanding empat milik Austria. Duel terakhir kedua kubu terjadi pada 16 November 2007 di Wina yang dimenangkan Inggris dengan skor tipis 1-0. Sementara Austria terakhir kali bisa mengalahkan Inggris pada 13 Juni 1979 ketika mereka menang 4-3 dalam laga yang juga berlangsung di Wina. (amr)

Prakiraan pemain

Inggris (3-5-2): Pickford; Godfrey, Coady, Mings; Trippier, Bellingham, J. Henderson, Rice, Grealish; Kane, Sancho

Pelatih: Gareth Southgate

Austria (4-2-3-1): Schlager; Lainer, Hinteregger, Dragovic, Ulmer; Schlager, Grillitsch; Baumgartner, Sabitzer, Alaba; Gregoritsch

Pelatih: Franco Foda

Head to head

16/11/07 Austria 0–1 Inggris

08/10/05 Inggris 1–0 Austria

04/09/04 Austria 2–2 Inggris

13/06/79 Austria 4-3 Inggris

26/09/73 Inggris 7-0 Austria

Lima pertandingan terakhir Inggris

31/03/21 Inggris 2-1 Polandia

28/03/21 Albania0-2 Inggris

25/03/21 Inggris 5-0 San Marino

18/11/20 Inggris 4-0 Islandia

15/11/20 Belgia 2-0 Inggris

Lima pertandingan terakhir Austria

 31/03/21 Austria 0–4 Denmark

28/03/21 Austria 3-1 Kepulauan Faroe

25/03/21 Skotlandia 2-2 Austria

18/11/20 Austria 1-1 Norwegia

15/11/20 Austria 2-1 Irlandia Utara

Perbandingan Kekuatan

Peringkat FIFA

Inggris: 4

Austria: 23

Peringkat UEFA

Inggris: 2

Austria: 12

Rekaman Pertemuan

Pertandingan: 18

Inggris menang: 10

Austria menang: 4

Imbang: 4

Jumlah gol: 85

Gol Inggris: 58

Gol Austria: 27

Selisih gol: 31

Rekor skor

Kemenangan terbesar Inggris: 11-1

Kemenangan terbesar Austria: 3-1

Skor terbesar: 11-1

Hasil imbang terbesar: 2-2

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan