Didominasi Tiongkok, Ratusan Perusahaan Berlomba-lomba Jadi Investor Proyek PLTSa

Kamis, 3 Juni 2021 21:29

Ilustrasi sampah

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Mega proyek Pemerintah Kota Makassar berupa Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) menjadi magnet tersendiri bagi para investor.

Ratusan perusahaan luar negeri berlomba-lomba menjadi investor proyek prestisius itu. Mulai dari negara Eropa maupun Asia itu sendiri. Namun perusaahan asal Tiongkok paling mendominasi.

Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto mengaku sudah berkomunikasi ke beberapa investor tersebut.

“Sudah lebih 100 dari lima tahun lalu. Macam-macam, China paling banyak, ada juga Jepang, Amerika, Finlandia, Polandia,” ujarnya, Kamis (4/6/2021).

Dalam waktu dekat, Danny bakal membuka lelang untuk proyek PLTSa tersebut. Mengingat kapasitas TPA Tamangapa sudah hampir overload dan perlu dirampungkan secepatnya.

“Segera akan kami lakukan lelang, sementara kita konsolidasi dulu soal lelang, koordinasikan dengan pusat,” sambung Danny.

Sementara itu, Sekretaris Tim Percepatan Pembangunan PLTsa Kota Makassar, Saharuddin Ridwan, mengatakan bahwa pihaknya akan selektif dalam memilih investor. Sebab, anggaran untuk proyek ini besar dan dikalkulasikan menghabiskan Rp2 triliun.

“Artinya harus disiapkan ini investor karena dia akan besar, besar dia punya keuangan untuk kelola ini. Karena semua bebannya di mereka,” ujar Sahar.

Makassar sendiri masuk dalam 12 kota program prioritas nasional Pengolah Sampah Energi Listrik (PSEL). Sebagaimana merujuk pada Perpres Nomor 35 Tahun 2018 dan Perpres 109 Tahun 2020. Adapun Surabaya menjadi kota pertama yang sudah merampungkan pembangunan proyek ini. (ikbal/fajar)

Bagikan berita ini:
9
5
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar