Dilapor ICW ke Bareskrim Polri, Firli Bahuri Merespons Seperti Ini

Kamis, 3 Juni 2021 21:16

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri menyampaikan, Korps Brimob turut membantu kinerja KPK dalam upaya ...

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Indonesia Corruption Watch (ICW) melaporkan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri ke Bareskrim Polri terkait kasus gratifikasi pemakaian helikopter. Saat diberondong pertanyaan awak media, Firli Bahuri hanya bungkam.

Dia hanya menjawab pertanyaan-pertanyaan lain seperti kasus Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin, pemanggilan Komnas HAM dan seputar polemik tes wawasan kebangsaan (TWK).

Firli yang dijaga ketat para pengawalnya hanya bisa diam seribu bahasa terkait pelaporan dirinya. Bahkan pengawalnya mencoba menghalang-halangi awak media yang ingin meminta konfirmasi terkait pelaporan ICW.

Sebelumnya, ICW mengadukan Ketua KPK Firli Bahuri kepada Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Dittipidkor) Bareskrim Polri. Dia diduga telah menerima gratifikasi dalam kasus pemakaian helikopter beberapa bulan lalu.

“Kami mendapatkan informasi bahwa harga sewa yang terkait dengan penyewaan helikopter itu tidak sesuai dengan apa yang disampaikan oleh Firli ketika sidang etik dengan Dewas,” kata Divisi Investigasi ICW Wana Alamsyah di Bareskrim Polri, Kamis (3/6).

ICW merasa belum puas dengan putusan Dewan Pengawas (Dewas) KPK terkait kasus pemakaia helikopter ini. Sehingga ICW melakukan penelitian selama kurang lebih 6 bulan.

ICW berusaha menghubungi sembilan perusahaan penyedia jasa layanan helikopter. ICW menanyakan harga sewa untuk helikopter sekelas dengan yang dipakai Firli. Hasilnya, ada satu perusahaan yang memberikan rincian detail untuk penyewaan. Hasilya ICW menilai banyak perbedaan dengan yang dijelaskan Firli.

Bagikan berita ini:
4
6
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar