Incar Kartu Kredit Milik WNA, 10 Hacker di Soppeng Ditangkap

Kamis, 3 Juni 2021 20:17

Para pelaku saat ditangkap Polres Soppeng.

FAJAR.CO.ID, SOPPENG — 10 orang pemuda kini harus mendekam di sel tahanan Mapolres Soppeng. Mereka merupakan hecker, yang beraksi di Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan.

10 pemuda itu diantaranya berinisial RZD, SD, EP, ED, HR, DD dan SL. Ada juga HA, AR, dan WHY. Mereka ditangkap dalam waktu dan tempat yang berbeda di Soppeng.

Kasat Reskrim Polres Soppeng, Iptu Noviarif, mengatakan, 10 hecker ini nekat meretas data masyarakat di dalam kartu kredit dari berbagai bank berbeda.

“Dari hasil peretasannya itu, kami temukan uang tunai senilai Rp38.7 juta rupiah. Ada juga satu unit komputer, enam laptop, sembilan ponsel, empat lembar ATM dua buah buku rekening,” katanya, Kamis (3/6/2021).

Dari hasil interogasi polisi, mereka memindahkan dokumen milik orang dan mengakses kartu kredit orang lain. Termasuk Warga Negara Asing (WNA) untuk memperoleh keuntungan, melalui peretasan lewat komputer dan jaringan internet.

Karena aksinya telah memakan banyak korban, akhirnya polisi pun bertindak cepat. Hingga akhirnya, pelaku RZD, SD, EP, ED, HR, DD dan SL ditangkap di sebuah rumah di BTN Tompo Tabani, Soppeng.

Sementara pelaku HA, AR, dan WHY di Jalan Balole Kelurahan Pajalesang, Kecamatan Lilirilau, Soppeng pada 23 Mei 2021 lalu.

“Saat ini 10 peretas atau hacker kartu kredit dan uang tunai itu diamankan di kantor guna proses hukum lebih lanjut.” tandas perwira polisi dua balok ini. (ishak/fajar)

Bagikan berita ini:
7
4
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar