Kalahkan Austria, Southgate Puji Pemain 17 Tahun Inggris, Sebut Saka Belut Licin

Kamis, 3 Juni 2021 10:25

Gareth Southgate. (Foto dari goal.com)

FAJAR.CO.ID, MIDDLESBROUGH—Inggris mengalahkan Austria dalam laga uji coba pertama mereka menjelang Piala Eropa 2020 di Stadion Riverside. Pasca laga, Manajer Inggris, Gareth Southgate memuji dua pemain remajanya yang menjadi aktor utama kemenangan timnya.

Bukayo Saka dan Jude Bellingham tampil mengesankan saat Inggris mengalahkan Austria dengan skor 1-0. Saka yang baru berusia 19 tahun mencetak gol kemenangan. Sementara pemain Dortmund Bellingham yang saat ini baru berumur 17 tahun tampil mengesankan di lini tengah.

“Saya pikir Saka dan Bellingham sangat baik. Mereka seperti dulu sejak mereka berjalan melewati pintu bersama kami. Dalam latihan dan pertandingan mereka bermain dengan percaya diri dan bebas, mereka juga bermain dengan kedewasaan,” kata Southgate di Gazette Live.

“Saya pikir Bukayo sejak awal menghubungkan permainan dengan sangat baik. Dia menerima bola dengan baik di garis dan di dalam, dia memiliki kemampuan yang bagus untuk menerima lalu lintas di tengah lapangan dan mengatur jalannya pertandingan. Dia seperti belut licin yang lolos dari tantangan itu,” lanjutnya.

Menurut sang pelatih, pemain Arsenal itu memiliki kemampuan bagus dalam hal kecepatan dan umpan silang. Dan ia menganggap penampilannya secara keseluruhan, termasuk dalam membantu pertahanan patut diberi jempol. “Saya sangat senang dengan dia dan dia mendapatkan gol,” jelasnya.

Dan tentang Bellingham yang berusia 17 tahun, yang mendapatkan caps keduanya untuk Three Lions, dia melanjutkan: “Mengenai Jude, Anda tidak bisa tidak mengagumi kinerja anak laki-laki seusia itu.”

“Agak tidak sopan mungkin pada usia 17 untuk memanggilnya laki-laki, dan dia pasti bermain seperti laki-laki. Saya hanya akan mengatakan bahwa dia masih belajar. Dia mungkin berlari lebih dari yang dia butuhkan dan dia mengalami kram menjelang akhir,” lanjutnya.

Ia percaya sang gelandang bisa lebih hebat lagi. “Efisiensi itu masih bisa dia pelajari. Dia tenang saat menguasai bola dan selalu ingin bersaing. Dia tidak pernah menahan diri. Dia seharusnya sangat bangga dengan start pertamanya,” kunci Southgate. (amr)

Bagikan berita ini:
7
5
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar