Kasus Suap Pajak, Pegawai PT Jhonlin Baratama Mangkir

Kamis, 3 Juni 2021 21:43

KPK

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Pihak dari perusahaan batu bara PT Jhonin Baratama mangkir atau tidak memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia ialah seorang pegawai PT Jhonlin Baratama, Ozzy Reza Pahlevi.

Selain itu, dua mantan pegawai dari PT Jhonlin Baratama Agus Susetyo dan Fahruzzaini dan seorang Konsultan Pajak Agus Susetyo juga mangkir panggilan KPK.

Mereka sedianya diperiksa dalam kasus dugaan suap terkait dengan pemeriksaan perpajakan tahun 2016 dan 2017 pada Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

“Seluruh saksi tidak hadir dan tidak memberikan konfirmasi,” kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Rabu (3/6).

Ali Fikri menjelaskan bahwa keterangan empat saksi tersebut sangat dibutuhkan untuk melengkapi berkas perkara dari tersangka Direktur Pemeriksaan dan Penagihan pada Dirjen Pajak tahun 2016-2019, Angin Prayitno Aji.

Atas dasar itu, KPK mengultimatum para saksi tersebut agar kooperatif untuk hadir memenuhi panggilan penyidik Lembaga Antirasuah.

“Surat panggilan akan segera dikirimkan oleh Tim Penyidik,” ucap Ali.

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan 6 orang tersangka. Diantaranya, Direktur Pemeriksaan dan Penagihan pada Dirjen Pajak tahun 2016-2019, Angin Prayitno Aji; Kepala Subdirektorat Kerjasama dan Dukungan Pemeriksaan pada Dirjen Pajak, Dadan Ramdani.

Sementara empat orang lainnya ialah konsultan pajak dari tiga perusahaan besar yang diduga terjerat kasus pajak. Mereka adalah Ryan Ahmad Ronas dan Aulia Imran Maghribi, konsultan pajak PT Gunung Madu Plantations.

Bagikan berita ini:
9
10
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar