Ketua KPK Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Soal Dugaan Gratifikasi

Kamis, 3 Juni 2021 18:15

ICW laporkan Firli Bahuri soal dugaan gratifikasi.

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mendapat sorotan. Ketua KPK, Firli Bahuri dilaporkan ke Bareskrim Polri.

Jenderal polisi tiga bintang itu dilaporkan oleh Indonesia Corruption Watch (ICW) di gedung Bareskrim Polri soal dugaan kasus gratifikasi, pada Kamis (3/6/2021).

Dugaan gratifikasi tersebut adalah terkait harga sewa satu helikopter dari PT Air Pasific Utama (PT APU), saat melakukan perjalanan ke Sumatera Selatan, pada Sabtu (20/6/2020) lalu.

Menurut ICW, ada perbedaan tarif penyewaan helikopter itu yang dilakukan oleh Firli. helikopter itu disewa hanya seharga Rp30,8 juta per empat jam.

Sementara dari hasil investigasi ICW, harga sewa helikopter tersebut ternyata seharga Rp172,3 juta selama empat jam. Selisih pembayaran inilah yang diduga gratifikasi oleh Firli.

“Adanya dugaan gratifikasi oleh Firli. Ketika kami selisihkan dengan harga sewa ada Rp141 sekian juta,” kata Divisi Investigasi Indonesia Corruption Watch (ICW), Wana Alamsyah.

Wana menganggap bahwa dugaan gratifikasi yang dilakukan Firli ini, masuk UU Pasal 12 B nomor 31 tahun 1999 jo UU nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Dia bilang, ada sembilan perusahaan jawa penyewaan helikopter. Namun yang dipakai oleh Firli adalah milik PT APU.

Perbedaan harga sewa itu ia dapatkan dari sembilan perusahaan jasa tersebut, lalu dibandingkan sesuai dengan analisa dari ICW.

Bagikan berita ini:
1
3
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar