PM Baru Israel, Naftali Bennett: Saya telah membunuh banyak orang Arab dan itu tidak masalah!

Kamis, 3 Juni 2021 13:46

Naftali Bennet

FAJAR.CO.ID – Israel baru saja mengumumkan pembentukan pemerintahan baru, namun hal ini tidak sepantasnya untuk dirayakan.

Dalam pemerintahan baru tersebut, Naftali Bennett diangkat menjadi Perdana Menteri menggantikan Benjamin Netanyahu.

Namun, bagi mereka yang menganggap bahwa dengan adanya perdana menteri baru dapat menjadi perbaikan setelah 12 tahun rasisme mengerikan dari Benjamin Netanyahu, mungkin masih perlu dipertimbangkan.

Naftali Bennett

Netanyahu sangat terkenal dengan sifatnya yang rasis dan penuh kebencian. Hal ini dapat dilihat dari beberapa pernyataannya seperti:

“Cara menghadapi orang Palestina adalah dengan menghajar mereka. Bukan sekali tapi berkali-kali, hajar mereka sampai sakitnya tak tertahankan.”

“Palestina adalah ancaman nyata bagi Israel”

“Israel bukanlah negara untuk semua warganya”

Naftali Bennett

Diketahu, Naftali Bennett berasal dari Partai Yamina, yang merupakan partai sayap kanan dari Netanyahu.

Sama halnya dengan Netanyahu, Naftali Bennett juga merupakan orang yang rasis, dia bahkan tidak mendukung solusi dua negara untuk Palestina dan partai politiknya memandang semua warga Palestina adalah musuh.

Naftali Bennett tercatat sebagai pendukung pembunuhan warga Palestina yang ditawan. Mantan perwira Angkatan Pertahanan Israel itu pernah mengatakan, “Saya telah banyak membunuh orang Arab dalam hidup saya dan tidak ada masalah dengan itu,” sebagaimana dikutip dari scoop.co.nz.

Selain itu, Ayelet Shaked yang merupakan orang nomor dua di Partai Yamina, telah menyerukan untuk menghancurkan warga Palestina.

Bagikan berita ini:
6
6
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar