Selain Agung Sucipto, Tiga Kontraktor Ini Pernah Berikan “Sesuatu” kepada NA

Kamis, 3 Juni 2021 21:03

Suasana persidangan di PN Makassar.

Meski tak tahu pasti isinya, Syamsul Bahri memprediksi uang tersebut mencapai angka Rp1 miliar. “Saya tidak tahu persis isinya, tapi saya perkirakan 1 miliar, karena besar kardusnya hampir sama,” jelasnya.

Penyerahan Ferry Tenriadi dan NA sendiri, menurut Syamsul juga memiliki pola yang sama.”Juga sekitar Januari – Februari. Tidak berjauhan dari ketemunya dengan Pak Haeruddin. Saya bertemu di rumahnya, sama saja, dia mengatakan ada titipannya Pak Gubernur,” katanya.

“Tapi saya ambil esok harinya, dan saya serahkan ke ruang kerja Pak Gub,” sambungnya.

Selain itu, Syamsul juga membeberkan bahwa NA pernah menerima uang dari Haji Momo, di awal Januari 2021.”Tapi saya tidak tahu persis jumlahnya, karena berupa amplop saja, saya tidak bisa perkirakan karena tipis,” tutupnya.

Diketahui, ada 5 saksi yang diperiksa, yaitu Plt Gubernur Sulsel Sudirman Sulaiman, Kepala Dinas PUTR Pemprov Sulsel Rudy Djamaluddin sekaligus selaku mantan Pj Wali Kota Makassar.

Sementara tiga saksi lainnya yaitu, Syamsul Bahri selaku mantan ajudan NA, Salman Natsir selaku mantan ajudan NA, dan Eddy Jaya Putra selaku mantan Kabid Bina Marga PUTR Pemprov Sulsel.

Sidang dipimpin oleh Hakin Ketua Ibrahim Palino, didampingi dua Hakim Anggota, yaitu M Yusuf Karim dan Arif Agus Nindito.

Sementara, Agung Sucipto hadir melalui zoom dari Lapas Klas IA Makassar, didampingi tiga kuasa hukumnya di PN Makassar, yaitu M Nursal, Bambang, dan Fernando Manulang.

Bagikan berita ini:
3
4
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar