Sering Berbohong, Hati-hati Terserang 8 Penyakit Ini

Kamis, 3 Juni 2021 15:28

ilustrasi-berbohong

FAJAR.CO.ID– Berbohong dapat memberikan beban pada pikiran orang yang melakukannya. Karenanya, berbohong berpotensi besar menyebabkan seseorang untuk menderita stres.

Pada keadaan stres, tubuh akan memproduksi hormon adrenalin secara berlebihan sehingga terjadi kenaikan pada denyut jantung, irama pernapasan, asam lambung, dan lain-lain.

Biasanya, orang yang berbohong akan berpikir keras agar kebohongannya tidak terbongkar. Setiap pernyataan yang keluar dari pikirannya disituasikan seolah-olah hal tersebut nyata.

Beberapa penyakit yang dapat ditimbulkan akibat stres karena berbohong, antara lain:

  1. Sakit kepala

Kontraksi otot-otot kepala dan wajah berlebihan akibat meningkatnya hormon adrenalin dapat menyebabkan sakit kepala, mulai dari yang ringan hingga berat.

  1. Gangguan sistem kardiovaskular

Produksi hormon adrenalin yang berlebihan akan meningkatkan kinerja jantung dan menyebabkan kontraksi pada pembuluh darah, sehingga dapat menyebabkan berbagai risiko penyakit, seperti darah tinggi, gangguan jantung, gangguan ginjal, dan stroke.

  1. Meningkatkan kadar gula darah

Hormon kortisol, salah satu hormon yang diproduksi berlebihan pada saat orang merasakan tekanan, dapat menyebabkan meningkatnya kadar gula darah. Hal ini akan sangat berbahaya bagi penderita diabetes mellitus, karena akan mempersulit pengobatan serta memperberat penyakitnya.

  1. Asam lambung

Penderita stres akibat kinerja adrenalin yang berlebihan akan cenderung memiliki produksi asam lambung yang tinggi.

  1. Menurunkan gairah seksual

Aktivitas hormon kortisol berlebih dapat menyebabkan penekanan pada kerja sistem reproduksi, sehingga dapat menyebabkan turunnya gairah seksual.

Bagikan berita ini:
8
7
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar