Tak Tahu Sejumlah Proyek yang Seret Bawahannya, Rudy Djamaluddin: Saya Lebih Fokus di Kota

Kamis, 3 Juni 2021 19:23

Suasana persidangan.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sulawesi Selatan, Rudy Djamaluddin hadir dalam persidangan Agung Sucipto, di Ruang Sidang Utama, Prof Harifin A. Tumpa, Pengadilan Negeri Makassar, Kamis (3/6/2021).

Kehadiran Rudy sebagai saksi terkait kasus tindak pidana korupsi Suap perizinan dan pembangunan infrastruktur di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan Tahun Anggaran 2020-2021.

Dalam persidangan, Rudy mengaku tidak banyak mengetahui sejumlah proyek yang belakangan dinilai menyeret Gubernur Sulsel nonaktif, Nurdin Abdullah dan bawahannya Sekdis PUTR, Edy Rahmat.

Pasalnya, kata Rudy, selama ia menjabat sebagai Pj Wali Kota Makassar, meski ia merangkap sebagai Kapala Dinas, ia mengaku lebih fokus di Pemkot.

Lebih lanjut, kata dia, komunikasi dengan Edy selama ini hanya ketika ingin menanyakan progres masing-masing proyek yang ada di Dinas PUTR.

“Kalau Edi Rahmat, paling saya bertanya kenapa lambat. Pernah juga kayak di Jeneponto kenapa begini. Kebetulan saya lebih fokus di kota,” ujarnya dalam persidangan.

Terkait Agung Sucipto, Mantan Pj Walikota Makassar ini menjelaskan, yang ia kenal selama ini hanya nama Anggu. Dan ia juga mengaku baru ketemu ketika melakukan kunjungan bersama NA di Jalan ruas Palampang-Munte-Botolempangan yang telah dikerja Agung.

Menurutnya, dalam penandatanganan proyek yang ada di PUTR selama ini hanya tertulis nama perusahaannya. “PT nya ada. Nama Pak Agungnya tidak. Karena banyak sekali. Nda mungkin kami hapal,” ujarnya. (selfi/fajar)

Bagikan berita ini:
2
5
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar