Tarif Angkutan Udara Jadi Pemicu Inflasi

Kamis, 3 Juni 2021 20:20

ILUSTRASI

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Badan Pusat Statistik (PBS) telah mengungkapkan penyebab terjadinya inflasi sebesar 0,34 persen di Sulawesi Selatan.

Kepala BPS Sulsel, Suntono mengatakan, Inflasi tahun kalender 2021 ini tercatat 1,67 persen. Dan inflasi dari tahun ke tahun itu mencapai 1,80 persen.

“Dari inflasi 0,34 persen di bulan Mei ini kami tampilkan 10 komoditas yang mengalami inflasi dan 10 komoditas yang mengalami deflasi. 10 komoditas utama. Yang pertama adalah tarif angkutan udara dengan andil 0,117 persen,” katanya, dalam channel youtube resmi BPS Sulsel, Rabu (2/6/2021).

Dalam data yang disajikan, terdapat 10 komoditas yang dinilai menjadi pemicu inflasi. Diantaranya, tarif angkutan udara (0,117 persen), ikan bandeng/ikan bolu (0,055 persen), daging ayam ras (0,036 persen), dan tarif jalan tol (0,034 persen).

Selain itu, ada bahan bakar rumah tangga (0,034 persen), telur ayam ras (0,030 persen), udang basah (0,024 persen), baju muslim wanita (0,022 persen), ikan cakalang/ikan sisik (0,018 persen), ikan layang/ikan benggol (0,018 persen).

Adapun 10 komoditas yang dinilai memicu deflasi diantaranya, cabe rawit (-0,215 persen), cabe merah (-0,034 persen), bawang merah (-0,010 persen), pisang (-0,009 persen), biskuit (-0,008 persen), bayam (-0,008 persen), air kemasan (-0,007 persen), labu siam/jipang (-0,004 persen), kangkung (-0,004 persen) dan daun bawang (-0,003 persen).

Bagikan berita ini:
1
7
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar