Utang Jumbo Alutsista Rp1.760 Triliun Bebani APBN, Connie: Memang Ada Apa di 2024?

Kamis, 3 Juni 2021 07:10

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Anggaran jumbo Alutsista (Alat Utama Sistem Senjata) senilai Rp 1.760 Triliun dinilai sejumlah pihak tidak rasional. Apalagi, uangnya berasal dari pinjaman luar negeri. Kementerian Pertahanan (Kemenhan) RI menegaskan pembiayaan yang dibutuhkan masih proses pembahasan. Nilainya dipastikan tidak akan membebani APBN.

Perihal APBN ini disorot oleh analisis militer Connie Rahakundini Bakrie. Menurutnya, utang tetaplah utang. Artinya ada beban yang harus ditanggung negara. Hal lain yang menjadi perhatian adalah soal anggaran Rp 1.760 Triliun yang belum pernah dibicarakan dengan Komisi I DPR. Connie menyebut kemungkinan Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto beralasan bahwa ini adalah Raperpres. Bukan RUU.

“Alasan lainnya Menhan lewat Dirjen Strathan (Direktorat Jenderal Strategi Pertahanan) yakin betul tidak akan membebankan APBN. Mungkin Pak Menhan yang mau bayar secara pribadi pinjaman utang luar negeri Rp 1.760 Triliun nanti selama 25 tahun ke depan,” kata Connie kepada FIN melalui pesan WhatsApp di Jakarta, Rabu (2/6).

Menurut Connie, Menhan dan Dirjen Strathan harus betul-betul diberi pengetahuan bahwa Peraturan Pemerintah tentang Tata Cara Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara memang mencantumkan utang negara adalah jumlah uang yang wajib dibayar Pemerintah dan/atau kewajiban Pemerintah yang dapat dinilai dengan uang, berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Itu jelas utang dan jelas membebani negara. Bagaimana dengan Rp 1.760 Triliun ditambah utang pemerintah per akhir Maret 2021 Rp 6.445,07 triliun. Jumlah ini akan melampaui 50 persen PDB Indonesia,” paparnya.

Bagikan berita ini:
9
4
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar