13 Terduga Teroris Merauke Jaringan JAD Makassar

Jumat, 4 Juni 2021 14:16

lustrasi: Personel Densus 88 Anti Teror membawa terduga teroris. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Mabes Polri telah berhasil mengidentifikasi jaringan terduga teroris yang ditangkap di Merauke, Papua beberapa waktu lalu. Hasil penyelidikan Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Polri, mereka tergabung dalam Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Makassar, Sulawesi Selatan.

“Kita ketahui bersama, ini merupakan satu jaringan Jamaah Ansharut Daulah,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono kepada wartawan, Jumat (4/6).

Rusdi mengatakan, keberadaan para teduga teroris ini terendus juga berdasarkan pengembangan dari penangkapan di Makassar. Sejauh ini, JAD juga diduga sudah melebar hingga Kalimantan Timur.

Densus 88 juga pernah melakukan penangkapan salah satu kelompok teroris JAD di wilayah Kalimantan Timur. “Kemudian dari Kaltim bergerak ke Merauke,” jelas Rusdi.

Sebelumnya, Densus 88 Anti Teror Polri menangkap 10 orang terduga teroris di Merauke, Papua. Terduga teroris yang diamankan yakni AK, SB, ZR, UAT, DS, SD, WS, YK, AP, dan IK. Dari 10 orang itu ada pasangan suami istri yakni AP dan IK (perempuan).

Penangkapan kembali berlanjut pada Minggu (30/5), Tim Densus 88 menangkap satu lagi anggota jaringan teroris Ansharut Daulah di Merauke. Secara keseluruhan, ada 13 terduga teroris yang ditangkap.

Mereka yang diamankan masuk dalam jaringan Anshor Daulah dan tersangkut dalam kasus bom bunuh diri awal Januari lalu di Makassar. Para terduga teroris itu memang sering ke Makassar dan ada yang terkait kasus bom bunuh diri. (JPC)

Bagikan berita ini:
8
10
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar