Direktur Operasional PT Indonesia Coal Resources (ICR) Ditahan Kejaksaan Agung

Jumat, 4 Juni 2021 17:05

Ilustrasi

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Satu lagi tersangka kasus dugaan korupsi jual beli izin usaha pertambangan (IUP) batu bara di Jambi oleh anak perusahaan PT Antam ditahan Kejaksaan Agung (Kejagung), Kamis (3/6) malam. Jadi total 5 dari 6 tersangka yang telah dilakukan penahanan.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak dalam keterangannya mengatakan penyidik Kejagung menahan satu tersangka kasus dugaan korupsi jual beli IUP batu bara di Kabupaten Sarolangun, Jambi oleh anak perusahaan PT Antam. Tersangka yang dimaksud adalah AT, Direktur Operasional PT Indonesia Coal Resources (ICR).

“Tersangka AT ditahan selama 20 hari ke depan di Rutan Salemba Cabang Kejari Jakarta Selatan,” katanya dalam keterangannya, jumat (4/6).

Tersangka AT dibawa ke Rutan Salemba Cabang Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Selatan, setelah menjalani pemeriksaan terlebih dulu di Gedung Bundar Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus pada Kamis (3/6) pukul 17.46 WIB.

Diungkapkannya, peranan AT selaku Direktur Operasional PT ICR, adalah mengajukan penambahan modal Rp121 miliar, dan pengajuan tersebut tanpa melakukan pengecekan di lapangan dan bahkan menggunakan data dari penjual.

“Pasal yang disangkakan sama dengan empat tersangka lainnya yang telah ditahan pada Rabu (2/6) kemarin,” ujarnya.

Tim penyidik Kejagung juga akan melakukan upaya penahanan terhadap satu tersangka lainnya, yakni MT menjabat sebagai Komisaris PT Citra Tobindo Sukses Perkara.

Bagikan berita ini:
1
9
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar