DPRD Makassar: Ini Serius, Kita Banyak Kecolongan Aset

Jumat, 4 Juni 2021 13:58

Anggota Komisi A DPRD kota Makassar, Kasrudi

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — DPRD Makassar juga mengakui telah kecolongan sejumlah aset yang jatuh ke pihak lain. Anggota Komisi A DPRD kota Makassar, Kasrudi mengatakan, pihaknya segera menerbitkan alas hak terhadap aset yang terancam lepas. Waktu pelaksanaannya bakal dimulai Juli mendatang.

“Aset yang hilang itu jadi perhatian serius kami. Itu evaluasi pokok kami dan tidak akan lagi kecolongan, karena memang alas haknya tidak ada. Makanya kita gerak cepat,” jelas Kasrudi kepada FAJAR, Kamis 3 Juni.

Kasrudi mengaku bakal membuat skala prioritas terlebih dahulu. Sebab, tidak semua aset bisa diberi alas hak karena anggaran yang dibutuhkan cukup besar.

“Makanya kita buat skala prioritas, misalnya jalan protokol atau aset yang memungkinkan kita bisa kalah dalam perebutannya,” ujar legislator Fraksi Partai Gerindra itu.

DPRD akan melibatkan Dinas Pertanahan untuk menghitung besaran nilai yang dibutuhkan. Eksekusinya dilakukan secara bertahap.

Bentuk Tim Hukum

Pemkot Makassar telah membentuk tim hukum untuk mengajukan upaya Peninjauan Kembali (PK) atas sejumlah aset yang lepas. Opsi membayarkan ganti rugi juga menjadi pertimbangan.

Ada empat aset yang lagi-lagi lepas tahun ini yakni, lahan kantor PD Bank Perkreditan Rakyat (BPR), lahan di Tello, SD Pajjaiang di Sudiang, dan ruko di Makassar Mall. Masing-masing adalah objek tanah yang di atasnya berdiri bangunan milik Pemkot Makassar.

Bagikan berita ini:
9
6
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar