Kisruh Pembatalan Haji Indonesia, Tagar Menag Unfaedah Menggema di Twitter

Jumat, 4 Juni 2021 21:53

Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas.

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Hanya sehari pasca mengumumkan pembatalan pemberangkatan ibadah haji tahun 2021, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas digempur kritikan pedas oleh netizen. Hashtag Menag Unfaedah pun menggema di Twitter.

Yaqut beralasan, karena masih pandemi dan demi keselamatan jemaah, Pemerintah memutuskan bahwa tahun ini tidak memberangkatkan kembali jemaah haji Indonesia. Sama seperti tahun lalu.

Di sisi lain, pemerintah Arab Saudi, kata Menag, sampai Kamis kemarin belum juga mengundang Pemerintah Indonesia untuk membahas dan menandatangani Nota Kesepahaman tentang Persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1442 H/2021 M.

Bahkan Menag menyebut tak hanya Indonesia, tapi semua negara. Jadi sampai saat ini belum ada negara yang mendapat kuota, karena penandatanganan Nota Kesepahaman memang belum dilakukan.

Alasan-alasan ini yang kemudian menjadi bahan pergunjingan warganet. Tudingan demi tudingan terumbar bebas di lini masa. Mulai dari lemahnya diplomasi Indonesia hingga dugaan dana haji yang diselewengkan.

“Malaysia Lebih Parah Covidnya Tapi Dapat Kouta Haji, Ditambah Pula Dari Arab Saudi. Apa Yang Salah Dengan Negeriku? Apa Duitnya Udah Dipake Buat Bayar Utang?#MenagUnfaedah,” cuit pemilik akun Twitter @ResNat1 dikutip pada Jumat (4/6/2021).

“GEMPAR! Kemenag Batalkan Haji 2021 Padahal Saudi Belum Tentukan Kuota. Netizen : #MenagUnfaedah , Teriak Radikal Radikul Saja Sonoh Yang Kenceng, Sampe Urat Leher Putus!” sahut @abu_waras.

Bagikan berita ini:
2
5
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar